Pemkot Payakumbuh akan kirim bantuan ke Kabupaten Pasaman Barat
Jumat, 25 Februari 2022 13:25 WIB
Suasana Balai Kota Payakumbuh saat terjadi gempa yang berpusat di Kabupaten Pasaman Barat. (Antara/HO-Pemkot Payakumbuh )
Payakumbuh, (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan segera mengirimkan bantuan ke Kabupaten Pasaman Barat yang menjadi pusat gempa dan membuat ratusan rumah di daerah tersebut roboh.
"Sesuai perintah Bapak Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, kita akan segera mengirim bantuan ke Pasaman Barat. Saat ini kita sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten Pasaman Barat," ujar Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda di Payakumbuh, Jumat.
Ia mengatakan koordinasi yang dilakukan dengan BPBD Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pasaman Barat untuk memastikan kebutuhan warga yang akan dikirim nantinya.
"Apakah itu tenda, makanan, tikar ataupun lainnya. Insya Allah ini akan kita kirim sesegera mungkin. Minimal dalam waktu dekat akan dikirim bantuan tenaga. Semua tergantung kondisi terkini," katanya.
Baca juga: Bank Nagari tutup sementara layanan kantor cabang di Pasaman dan Pasaman Barat akibat gempa
Selain itu, sambung Rida, Pemkot Payakumbuh melalui Bagian Kesra juga tengah menyiapkan edaran kepada ASN dan masyarakat yang ingin membantu warga Kabupaten Pasaman Barat.
"Jadi nantinya yang ingin membantu bisa melalui Pemkot Payakumbuh, baik itu ASN maupun masyarakat. Semoga yang kami lakukan ini nantinya dapat membantu warga yang terdampak," ungkapnya.
Sementara itu, terkait dampak gempa yang berpusat di Pasaman Barat terdapat salah satu rumah warga di Kecamatan Payakumbuh Utara yang roboh dan tim telah turun melihat langsung kondisi rumah tersebut.
Baca juga: Puluhan korban gempa Pasaman Barat dirujuk ke RS Yarsi, petugas mulai kewalahan terima pasien
"Ada satu rumah yang roboh, tim kita sudah turun. Untuk perkantoran juga ada yang mengalami kerusakan seperti jatuhnya plafon. Namun untuk gedung-gedung belum ada laporan," katanya.
Untuk ASN, pihaknya meminta untuk tetap waspada apabila nantinya masih terjadi gempa susulan terutama untuk yang bekerja di bangunan bertingkat.
"Kalau untuk diliburkan belum, tapi kita lihat lagi kondisinya nanti. Apabila tidak memungkinkan tentu akan kita ambil tindakan, semoga tidak," kata dia.
Dia berharap agar nantinya tidak lagi terjadi gempa susulan sehingga seluruh masyarakat Sumbar khususnya Kabupaten Pasaman Barat tetap aman. (*)
Baca juga: Bupati Pasaman Barat sebut ratusan rumah roboh akibat gempa, terparah di Nagari Kajai
"Sesuai perintah Bapak Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, kita akan segera mengirim bantuan ke Pasaman Barat. Saat ini kita sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi dan Kabupaten Pasaman Barat," ujar Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda di Payakumbuh, Jumat.
Ia mengatakan koordinasi yang dilakukan dengan BPBD Provinsi Sumbar dan Kabupaten Pasaman Barat untuk memastikan kebutuhan warga yang akan dikirim nantinya.
"Apakah itu tenda, makanan, tikar ataupun lainnya. Insya Allah ini akan kita kirim sesegera mungkin. Minimal dalam waktu dekat akan dikirim bantuan tenaga. Semua tergantung kondisi terkini," katanya.
Baca juga: Bank Nagari tutup sementara layanan kantor cabang di Pasaman dan Pasaman Barat akibat gempa
Selain itu, sambung Rida, Pemkot Payakumbuh melalui Bagian Kesra juga tengah menyiapkan edaran kepada ASN dan masyarakat yang ingin membantu warga Kabupaten Pasaman Barat.
"Jadi nantinya yang ingin membantu bisa melalui Pemkot Payakumbuh, baik itu ASN maupun masyarakat. Semoga yang kami lakukan ini nantinya dapat membantu warga yang terdampak," ungkapnya.
Sementara itu, terkait dampak gempa yang berpusat di Pasaman Barat terdapat salah satu rumah warga di Kecamatan Payakumbuh Utara yang roboh dan tim telah turun melihat langsung kondisi rumah tersebut.
Baca juga: Puluhan korban gempa Pasaman Barat dirujuk ke RS Yarsi, petugas mulai kewalahan terima pasien
"Ada satu rumah yang roboh, tim kita sudah turun. Untuk perkantoran juga ada yang mengalami kerusakan seperti jatuhnya plafon. Namun untuk gedung-gedung belum ada laporan," katanya.
Untuk ASN, pihaknya meminta untuk tetap waspada apabila nantinya masih terjadi gempa susulan terutama untuk yang bekerja di bangunan bertingkat.
"Kalau untuk diliburkan belum, tapi kita lihat lagi kondisinya nanti. Apabila tidak memungkinkan tentu akan kita ambil tindakan, semoga tidak," kata dia.
Dia berharap agar nantinya tidak lagi terjadi gempa susulan sehingga seluruh masyarakat Sumbar khususnya Kabupaten Pasaman Barat tetap aman. (*)
Baca juga: Bupati Pasaman Barat sebut ratusan rumah roboh akibat gempa, terparah di Nagari Kajai
Pewarta : Akmal Saputra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Balai Wartawan Agam salurkan bantuan ke korban terdampak bencana hidrometeorologi
15 December 2025 18:27 WIB
SMPN 1 Basa Ampek Balai Tapan Raih Juara II Nasional pada Ajang Video Inspiratif Wajar 13 Tahun
04 December 2025 9:52 WIB
Pemkot Payakumbuh perkuat profesionalisme ASN melalui penerapan Sistem Anjab dan ABK
29 October 2025 12:36 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Sumbar butuh skuadron SAR sebagai mitigasi bencana, legislator Sumbar paparkan alasannya
25 February 2026 20:56 WIB
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB