Longsor Pesisir Selatan lumpuhkan akses jalan nasional
Jumat, 17 Desember 2021 20:57 WIB
Longsor di Pesisir Selatan . (Antara/HO-BPBD Pessel)
Padang (ANTARA) - Bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat sore memutus akses jalan nasional yang menghubungkan provinsi Sumbar dengan Bengkulu.
"Material longsor menutup akses jalan, sampai malam ini pengerjaan serta pembersihan terus dilakukan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Doni Gusrizal dihubungi dari Padang, Jumat.
Ia menyebutkan titik longsor terjadi di Luwung, Kecamatan Bayang, kemudian Batang Kapas Kecamatan Batang Kapas, dan Bukit Pulai Kecamatan Batang Kapas.
"Untuk membersihkan material longsor malam ini dikerahkan alat berat dari pemerintah kabupaten serta pemerintah provinsi," katanya.
Ia menerangkan bencana longsor itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB akibat curah hujan tinggi yang mengguyur daerah setempat sejak Jumat pagi.
Selain melumpuhkan akses jalan, longsor juga dilaporkan mendampak pada salah satu rumah warga di Lakitan Tengah, Lengayang.
BPBD tetap mengimbau warga agar tetap hati-hati berkendara dalam kondisi hujan, terutama ketika melintas di titik rawan longsor.
Pada bagian lain, banjir juga dilaporkan terjadi di enam titik kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan yakni Tapan, Batang Kapas, Lengayang, Silaut, dan Tarusan.
Banjir menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian rata-rata satu hingga dua meter, sedangkan di dalam rumah warga mencapai setengah meter.
Hingga pukul 19.30 WIB tim BPBD beserta insan kebencaan masih di lokasi untuk memberikan pertolongan dan evakuasi, sementara itu hujan masih terus mengguyur kawasan setempat.
"Jadi sampai malam ini fokus kami adalah menyelamatkan serta mengevakuasi warga yang butuh evakuasi," jelas Doni.
"Material longsor menutup akses jalan, sampai malam ini pengerjaan serta pembersihan terus dilakukan," kata Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Doni Gusrizal dihubungi dari Padang, Jumat.
Ia menyebutkan titik longsor terjadi di Luwung, Kecamatan Bayang, kemudian Batang Kapas Kecamatan Batang Kapas, dan Bukit Pulai Kecamatan Batang Kapas.
"Untuk membersihkan material longsor malam ini dikerahkan alat berat dari pemerintah kabupaten serta pemerintah provinsi," katanya.
Ia menerangkan bencana longsor itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB akibat curah hujan tinggi yang mengguyur daerah setempat sejak Jumat pagi.
Selain melumpuhkan akses jalan, longsor juga dilaporkan mendampak pada salah satu rumah warga di Lakitan Tengah, Lengayang.
BPBD tetap mengimbau warga agar tetap hati-hati berkendara dalam kondisi hujan, terutama ketika melintas di titik rawan longsor.
Pada bagian lain, banjir juga dilaporkan terjadi di enam titik kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan yakni Tapan, Batang Kapas, Lengayang, Silaut, dan Tarusan.
Banjir menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian rata-rata satu hingga dua meter, sedangkan di dalam rumah warga mencapai setengah meter.
Hingga pukul 19.30 WIB tim BPBD beserta insan kebencaan masih di lokasi untuk memberikan pertolongan dan evakuasi, sementara itu hujan masih terus mengguyur kawasan setempat.
"Jadi sampai malam ini fokus kami adalah menyelamatkan serta mengevakuasi warga yang butuh evakuasi," jelas Doni.
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemprov Sumbar Targetkan Penyintas Banjir Sudah Tempati Huntara Sebelum Puasa
04 February 2026 16:22 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB