Arosuka (ANTARA) - Itik merupakan salah satu jenis unggas yang cukup banyak diminati oleh masyarakat, dimana menurut Ditjennak RI telur itik menyumbang 16% untuk kebutuhan telur masyarakat dan 3% dari daging itik. 

Di Sumatera Barat banyak peternak yang telah mengembangkan beberapa jenis itik, akan tetapi masih sedikit yang mengembangkan itik lokal daerah sendiri, terutama Itik Pitalah yang merupakan plasma nutfah Sumatera Barat dan juga telah ditetapkan dalam rumpun itik nasional oleh Menteri Pertanian Nomor 2923/Kpts/OT.140/6/2011 pada tanggal 17 Juni 2011. 

Akan tetapi jumlah populasi Itik Pitalah semakin berkurang hal ini disebabkan karena banyak nya terjadi kawin campur dengan jenis itik lain nya baik di beberapa daerah di Sumatera Barat ataupun di daerah insitu nya. 

Dari gambaran permasalahan di atas Tim PKM Faterna UNAND yang diketuai oleh Linda Suhartati, S.Pt., M.Si dengan anggota yaitu Dr. Ir. Tertia Delia Nova, M.Si, Tevina Edwin, S.Pt., MP dan Qurrata Aini, S.Pt., M.Pt serta Rizqan, S.Pt., M.Pt yang didukung oleh LPPM Unand melakukan penyuluhan dan memberikan bantuan berupa mesin tetas dengan kapasitas 300 butir telur yang dapat di manfaatkan oleh peternak itik di Nagari Surian. 

Dalam penyuluhan yang dilakukan Tim PKM juga menerangkan bagaimana melakukan penetasan mulai dari prinsip kerja mesin tetas, pengaturan suhu atau kelembaban, penanganan telur sebelum dimasukkan ke mesin, peneropongan telur, proses fumigasi mesin, serta pelaksanaan penetasan dari hari ke-1 sampai hari ke-28 dimana telur mulai menetas dan menghasilkan DOD (Day Old Duck). 

Hal ini merupakan salah satu upaya untuk pengembangan itik lokal Sumatera Barat terutama Itik Pitalah. Mesin tetas tersebut akan digunakan sebagai tempat penetasan (hatchery) telur Itik Pitalah, dimana dengan penetasan merupakan usaha yang dapat kita dilakukan untuk pengembangan populasi plasma nutfah itik Pitalah.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan peternak mengenai teknologi penetasan menggunakan mesin tetas dan  meningkatkan semangat beternak pada peternak itik di nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, serta menjadikan nagari Surian menjadi salah satu penghasil bibit DOD itik Pitilah dan produk olahan telur itik, sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak.

Penulis, 
Linda Suhartati, S.Pt., M.Si

Tim PKM Faterna UNAND, 2021
Linda Suhartati, S.Pt., M.Si
Dr. Ir. Tertia Delia Nova, M.Si
Qurrata Aini, S.Pt., M.Pt
Tevina Edwin, S.Pt., M.P
Rizqan, S.Pt., M.Pt

Pewarta : PkM Unand*
Editor : Joko Nugroho
Copyright © ANTARA 2024