Padang (ANTARA) - Pertumbuhan bisnis perhotelan di Sumatera Barat (Sumbar) adalah harapan banyak pihak, termasuk PLN. Pasalnya, potensi perhotelan dan okupansi di Sumbar sangat besar, bahkan lebih besar dibandingkan daya tampung hotel eksisting.

Sementara supply listrik PLN siap dan mencukupi untuk melistriki puluhan hingga ratusan hotel-hotel baru di Sumbar.

"PLN akan berusaha memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dengan jaringan yang andal dan supply yang cukup. PLN juga mendukung pertumbuhan ekonomi Sumbar dengan siap untuk melistriki permintaan pembangunan-pembangunan baru baik daya menengah ataupun besar,’’ sebutnya Toni Wahyu Wibowo, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar.

Jelang kasus COVID-19 yang mulai mengalami penurunan kurva, bisnis perhotelan mulai melanjutkan geliatnya. Selasa (2/11) lalu, Hotel Santika Premier, hotel bintang 4 yang baru saja berdiri megah di kawasan Ahmad Yani diresmikan sebagai Pelanggan Tegangan Menengah PLN dengan daya 865 KVa. 

Hotel Santika menyusul Ocean Beach Hotel, yang lebih dulu bergabung sebagai Pelanggan Premium Tegangan Menengah daya 345 KVa pada Jumat (29/10).

Peresmian Hotel Santika sebagai pelanggan PLN dihadiri oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang Jeffri Husni, Manager Bagian Jaringan Joko Susilo, dan Manager Bagian Niaga dan Pemasaran Asrul Kalis. 

Edward Ferry, Direktur Utama Hotel Santika mengatakan, PLN sangat berperan dalam proses pembangunan hingga beroperasinya Hotel Santika saat ini. 

"Terima kasih PLN, pelayanannya sangat maksimal, administrasi cepat dan memudahkan pelanggan. Semoga terus menjadi instansi yang berorientasi pada kepuasan pelanggan,’’ sebutnya.*
 

Pewarta : Rls-Nancy
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024