Sukses, hari ini pembelajaran tatap muka bagi murid dan siswa di Pasaman
Senin, 23 Agustus 2021 17:19 WIB
Kepala Bidang Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasaman, Ahdi Susanto di Lubuk Sikaping. (Antarasumbar/Septria Rahmat)
Lubuk Sikaping (ANTARA) - Kepala Bidang Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasaman, Ahdi Susanto mengungkapkan hari ini (23/8) dimulainya pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi siswa tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD) hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat dan berjalan dengan sukses.
"Sebelumnya pembelajaran bagi siswa tingkat PAUD, SD hingga SMP dilakukan secara luar jaringan (luring) di rumah masing-masing sedangkan untuk tingkat SMA kurang tahu kemungkinan belajar secara daring," kata Ahdi Susanto di Lubuk Sikaping, Senin.
Saat ini jumlah PAUD di Kabupaten Pasaman mencapai 300 PAUD, SD sebanyak 249 Sekolah Dasar (SD), 38 SMP dan puluhan SMA tersebar di 12 Kecamatan.
Pembelajaran tatap muka di tingkat SMA/SMK mengikuti kebijakan daerah dan diserahkan ke Bupati Pasaman.
Ia menjelaskan pembelajaran tatap muka tersebut atas surat edaran Bupati Pasaman, Benny Utama untuk prosedur pembelajaran siswa di ruang kelas terbatas hanya dihadiri sekitar 50 persen.
Jika pembelajaran tatap muka aman-aman saja ditingkat sekolah maka dilanjutkan sampai berakhirnya tahun ajaran.
"Kehadiran siswa untuk belajar ke sekolah dilakukan sistem shift jika siswa banyak dibagi menjadi dua shift atau tiga shift," ujarnya.
Ia berharap semoga kepada pihak sekolah tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 serta guru agar memberikan edukasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan COVID-19 kepada siswa.
"Sebelumnya pembelajaran bagi siswa tingkat PAUD, SD hingga SMP dilakukan secara luar jaringan (luring) di rumah masing-masing sedangkan untuk tingkat SMA kurang tahu kemungkinan belajar secara daring," kata Ahdi Susanto di Lubuk Sikaping, Senin.
Saat ini jumlah PAUD di Kabupaten Pasaman mencapai 300 PAUD, SD sebanyak 249 Sekolah Dasar (SD), 38 SMP dan puluhan SMA tersebar di 12 Kecamatan.
Pembelajaran tatap muka di tingkat SMA/SMK mengikuti kebijakan daerah dan diserahkan ke Bupati Pasaman.
Ia menjelaskan pembelajaran tatap muka tersebut atas surat edaran Bupati Pasaman, Benny Utama untuk prosedur pembelajaran siswa di ruang kelas terbatas hanya dihadiri sekitar 50 persen.
Jika pembelajaran tatap muka aman-aman saja ditingkat sekolah maka dilanjutkan sampai berakhirnya tahun ajaran.
"Kehadiran siswa untuk belajar ke sekolah dilakukan sistem shift jika siswa banyak dibagi menjadi dua shift atau tiga shift," ujarnya.
Ia berharap semoga kepada pihak sekolah tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 serta guru agar memberikan edukasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan COVID-19 kepada siswa.
Pewarta : Septria Rahmat
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua ajudikasi Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan penyuluhan kegiatan PTSL Tahun 2026 di Nagari Lubuak Layang
06 February 2026 11:35 WIB
Pembangunan sisi darat Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis Pasaman Barat segera dimulai
05 February 2026 20:08 WIB
BPJS Kesehatan Bukittinggi gelar pemberian informasi langsung ke masyarakat perkuat pemahaman Program JKN
05 February 2026 11:45 WIB
Sekolah-puluhan rumah warga di Batang Kenaikan Pasaman Barat terancam ambruk
03 February 2026 19:43 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB
Prabowo tegaskan selama ada anak muda setia kepada bangsa, RI tak terkalahkan
28 October 2025 21:15 WIB