Menkeu ingatkan ancaman besar perubahan iklim untuk RI
Jumat, 20 Agustus 2021 10:55 WIB
Tangkapan layar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Peluncuran Buku Indonesia 2045 di Jakarta, Jumat (20/8/2021). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah.
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan mengenai ancaman perubahan iklim atau climate change bagi Indonesia yang merupakan negara dengan kepulauan.
“Indonesia sebagai negara kepulauan ancaman ini sangat nyata,” katanya dalam acara Peluncuran Buku Indonesia 2045 di Jakarta, Jumat.
Berdasarkan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) mengenai dampak climate change di Asia tenggara disebutkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang akan mengalami dampak luar biasa.
Dampak perubahan iklim tersebut di antaranya meliputi pemanasan yang akan menjadi kebakaran hutan hingga banjir yang dapat melanda kota-kota termasuk kenaikan permukaan laut.
Ia menegaskan berbagai ancaman dan dampak dari climate change ini berpotensi terjadi saat Indonesia merayakan kemerdekaan ke-100 tahun yaitu sekitar 2045.
“Ini akan menjadi risiko yang nyata karena kebetulan waktu kita bicara tentang Indonesia 2045 kita bicara tentang timeline dan climate change,” ujarnya.
Sri Mulyani yang juga merupakan Co-Chair dari the Coalition of Finance Ministers for Climate Action menyatakan isu perubahan iklim sedang menjadi hal yang dibahas dan menjadi persoalan pelik di tingkat global.
Ia pun menekankan negara-negara di dunia termasuk Indonesia harus mampu menciptakan pembangunan dengan net zero emission sehingga dapat menekan potensi dampak perubahan iklim.
Sri Mulyani juga mengajak para milenial akademisi untuk mencurahkan perhatiannya pada isu yang menjadi salah satu tantangan besar bagi mereka.
“Saya berharap milenial di FEB Universitas Indonesia mencurahkan perhatian ke isu yang menjadi salah satu tantangan besar pada generasi Anda. Ini harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.
“Indonesia sebagai negara kepulauan ancaman ini sangat nyata,” katanya dalam acara Peluncuran Buku Indonesia 2045 di Jakarta, Jumat.
Berdasarkan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) mengenai dampak climate change di Asia tenggara disebutkan, Indonesia menjadi salah satu negara yang akan mengalami dampak luar biasa.
Dampak perubahan iklim tersebut di antaranya meliputi pemanasan yang akan menjadi kebakaran hutan hingga banjir yang dapat melanda kota-kota termasuk kenaikan permukaan laut.
Ia menegaskan berbagai ancaman dan dampak dari climate change ini berpotensi terjadi saat Indonesia merayakan kemerdekaan ke-100 tahun yaitu sekitar 2045.
“Ini akan menjadi risiko yang nyata karena kebetulan waktu kita bicara tentang Indonesia 2045 kita bicara tentang timeline dan climate change,” ujarnya.
Sri Mulyani yang juga merupakan Co-Chair dari the Coalition of Finance Ministers for Climate Action menyatakan isu perubahan iklim sedang menjadi hal yang dibahas dan menjadi persoalan pelik di tingkat global.
Ia pun menekankan negara-negara di dunia termasuk Indonesia harus mampu menciptakan pembangunan dengan net zero emission sehingga dapat menekan potensi dampak perubahan iklim.
Sri Mulyani juga mengajak para milenial akademisi untuk mencurahkan perhatiannya pada isu yang menjadi salah satu tantangan besar bagi mereka.
“Saya berharap milenial di FEB Universitas Indonesia mencurahkan perhatian ke isu yang menjadi salah satu tantangan besar pada generasi Anda. Ini harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.
Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian ATR/BPN revisi peraturan tata ruang agar "Resilient" terhadap bencana dan perubahan iklim
10 December 2025 16:56 WIB
GAW Kototabang gelar Sekolah Lapang Iklim Tematik bersama Pemkot Bukittinggi
18 November 2025 10:47 WIB
Hadiri Grand Opening Showroom CHERY Padang, Wako Fadly Amran singgung soal iklim investasi
01 October 2025 16:14 WIB
Gubernur Mahyeldi Paparkan Keberhasilan Perhutanan Sosial Sumbar di Forum Iklim Bali
25 August 2025 19:11 WIB
KLH: Dokumen iklim Second NDC tunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto
13 February 2025 16:57 WIB, 2025
Irman Gusman ingatkan pentingnya PLTS terapung selamatkan krisis iklim
30 January 2025 12:00 WIB, 2025
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB