Terobosan baru, Dinas Perikanan Pasbar bantu pengurusan dokumen kapal nelayan ke provinsi
Senin, 26 Juli 2021 17:22 WIB
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Pasaman Barat, Zulfi Agus saat memberikan pelayanan kepada nelayan dalam rangka membantu pengurusan dokomen kapal. (Antarasumbar/HO-Dinas Perikanan Pasbar)
Simpang Empat (ANTARA) - Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) mempermudah nelayan dengan membantu pengurusan dokumen kapal di daerah itu.
"Ini terobosan baru dengan bekerja sama dengan pihak provinsi sehingga nelayan tidak perlu lagi pergi ke Kota Padang untuk mengurusnya," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Pasaman Barat, Zulfi Agus di Simpang Empat, Senin.
Ia mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pelayanan Satu Pintu Sumbar, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar dan ke Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur.
"Kita membantu dalam melakukan kegiatan pelayanan terpadu untuk melengkapi dokumen kapal nelayan ukuran kapal 7 gross tonage atau tonase kotor (GT)," katanya.
Pihaknya sebelumnya telah melakukan pelayanan selama lima hari di dua lokasi yaitu di Air Bangis selama tiga hari dan di Mandiangin Kinali selama dua hari.
Ia menyebutkan pelayanan yang dilakukan antara lain pengukuran kapal oleh KSOP, pelayanan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh PTSP dibantu Dinas Perikanan Pasaman Barat.
Kemudian pelayanan TDKP (Tanda Daftar Kapal Perikanan) oleh PTSP dan pelayanan pendaftaran Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) dan penerbitan rekomendasi untuk pendaftaran Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) dan Politekhnik Kelautan dan Perikanan (PoltekKP) oleh Dinas Perikanan Pasaman Barat.
Dari pelayanan itu, katanya menghasilkan pengukuran dilakukan terhadap 110 kapal, penerbitan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) sebanyak 150 kapal, penerbitan NIB 150 kapal, pendaftaran Kusuka dan rekomendasi anak pelaku usaha sebanyak 50 orang.
"Kegiatan ini sangat membantu masyarakat khususnya nelayan dalam melakukan pengurusan dokumen kapal dan urusan lainnya karena tanpa biaya," sebutnya.
Selain mendekatkan pengurusan juga menghemat waktu dan biaya dari nelayan dalam pengurusannya.
"Ini terobosan baru dengan bekerja sama dengan pihak provinsi sehingga nelayan tidak perlu lagi pergi ke Kota Padang untuk mengurusnya," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Pasaman Barat, Zulfi Agus di Simpang Empat, Senin.
Ia mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pelayanan Satu Pintu Sumbar, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar dan ke Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Bayur.
"Kita membantu dalam melakukan kegiatan pelayanan terpadu untuk melengkapi dokumen kapal nelayan ukuran kapal 7 gross tonage atau tonase kotor (GT)," katanya.
Pihaknya sebelumnya telah melakukan pelayanan selama lima hari di dua lokasi yaitu di Air Bangis selama tiga hari dan di Mandiangin Kinali selama dua hari.
Ia menyebutkan pelayanan yang dilakukan antara lain pengukuran kapal oleh KSOP, pelayanan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh PTSP dibantu Dinas Perikanan Pasaman Barat.
Kemudian pelayanan TDKP (Tanda Daftar Kapal Perikanan) oleh PTSP dan pelayanan pendaftaran Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) dan penerbitan rekomendasi untuk pendaftaran Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) dan Politekhnik Kelautan dan Perikanan (PoltekKP) oleh Dinas Perikanan Pasaman Barat.
Dari pelayanan itu, katanya menghasilkan pengukuran dilakukan terhadap 110 kapal, penerbitan Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) sebanyak 150 kapal, penerbitan NIB 150 kapal, pendaftaran Kusuka dan rekomendasi anak pelaku usaha sebanyak 50 orang.
"Kegiatan ini sangat membantu masyarakat khususnya nelayan dalam melakukan pengurusan dokumen kapal dan urusan lainnya karena tanpa biaya," sebutnya.
Selain mendekatkan pengurusan juga menghemat waktu dan biaya dari nelayan dalam pengurusannya.
Pewarta : Altas Maulana
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumbar bersama Pemkab Pasaman Barat resmikan jembatan menuju Pelabuhan Teluk Tapang
13 February 2026 20:30 WIB
Satgas Saber Pangan Pasaman Barat pastikan stok pangan jelang Ramadhan cukup
13 February 2026 20:29 WIB
Pasaman Barat peroleh bantuan perbaikan 52 unit rumah rusak akibat bencana
13 February 2026 20:28 WIB
Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan pengumpulan data yuridis PTSL 2026 di Nagari Lansek Kadok
13 February 2026 9:41 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB