Daya tampung siswa SMP di Agam 7.205 orang
Sabtu, 12 Juni 2021 14:37 WIB
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Firzal (Antara/Yusrizal)
Lubukbasung (ANTARA) - Daya tampung siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 7.205 orang untuk 64 sekolah di daerah itu.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Firzal di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan daya tampung 7.205 orang itu untuk 226 rombongan belajar.
"Ke 7.205 siswa itu untuk 64 sekolah tersebar di 16 kecamatan," katanya.
Ia menambahkan, saat ini realisasi daya tampung siswa SMP belum ada, karena laporan dari pihak sekolah belum dikirim.
Biasanya, tambahnya, laporan itu disampaikan pihak sekolah setelah proses belajar mengajar dimulai.
"Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) itu telah dimulai," katanya.
Ia mengakui, daya tampung siswa pada PPDB tahun ajaran 2020/2021 tidak terpenuhi atau berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.
Ini akibat lulusan siswa SD berkurang, sudah mulai masyarakat untuk melanjutkan ke sekolah agama seperti, MTs dan SMPIT.
"MTs di Agam biasa menerima dua lokal setiap tahun dan kini sudah tujuh lokal," katanya.
Agar jumlah siswa SMP meningkat, pihak sekolah melakukan upaya dalam meningkat tiga program prioritas Bupati Agam yakni, bidang agama, budaya, budaya dan Bahasa Inggris.
Program agama berupa hafiz, Program adat dan budaya berupa anak disuruh memiliki ilmu pasambahan dan pencak silat. Program keterampilan Bahasa Inggris.
"Tiga program prioritas dibuat semacam ekstra kurikuler yang wajib dipilih satu dari antara tiga program dan program ini dimulai pada ajaran baru," katanya.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Firzal di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan daya tampung 7.205 orang itu untuk 226 rombongan belajar.
"Ke 7.205 siswa itu untuk 64 sekolah tersebar di 16 kecamatan," katanya.
Ia menambahkan, saat ini realisasi daya tampung siswa SMP belum ada, karena laporan dari pihak sekolah belum dikirim.
Biasanya, tambahnya, laporan itu disampaikan pihak sekolah setelah proses belajar mengajar dimulai.
"Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) itu telah dimulai," katanya.
Ia mengakui, daya tampung siswa pada PPDB tahun ajaran 2020/2021 tidak terpenuhi atau berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.
Ini akibat lulusan siswa SD berkurang, sudah mulai masyarakat untuk melanjutkan ke sekolah agama seperti, MTs dan SMPIT.
"MTs di Agam biasa menerima dua lokal setiap tahun dan kini sudah tujuh lokal," katanya.
Agar jumlah siswa SMP meningkat, pihak sekolah melakukan upaya dalam meningkat tiga program prioritas Bupati Agam yakni, bidang agama, budaya, budaya dan Bahasa Inggris.
Program agama berupa hafiz, Program adat dan budaya berupa anak disuruh memiliki ilmu pasambahan dan pencak silat. Program keterampilan Bahasa Inggris.
"Tiga program prioritas dibuat semacam ekstra kurikuler yang wajib dipilih satu dari antara tiga program dan program ini dimulai pada ajaran baru," katanya.
Pewarta : Yusrizal
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam kerahkan dua alat berat bersihkan material longsor timbun jalan
12 February 2026 12:01 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB