Solok (ANTARA) - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Kota Solok, Sumatera Barat lebih memfokuskan pelaksanaan program pembangunan dan ketahanan keluarga dalam rangka memperingati Harganas 2021 XXVIII tingkat Kota Solok.


Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Solok, Muhammad Effendi di Solok, Kamis, mengatakan BKKBN telah melakukan branding program yang lebih mendekatkan kepada generasi milenial.


Jika sebelumnya disebut program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sekarang menjadi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana).


"Jadi kalau dulu lebih difokuskan pada masalah kependudukan dan keluarga berencana (KB), sekarang lebih fokus pada program pembangunan dan ketahanan keluarga," kata dia.


Di samping itu, Wakil Ketua TP PKK Solok Dona Ramadhani Kirana Putra juga mengatakan program Bangga Kencana atau Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana merupakan program yang bertujuan untuk mengarahkan agar keluarga mempunyai rencana dalam kehidupannya, baik dalam hal mempunyai anak, pendidikan dan sebagainya sehingga akan terbentuk keluarga-keluarga yang berkualitas.


Untuk itu keluarga merupakan kunci utama keberhasilan program ini, karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama untuk tumbuh kembang anggota keluarga.


"Betapa pentingnya kita menerapkan delapan fungsi keluarga dalam keluarga yang meliputi fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, proteksi, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi dan lingkungan," ucapnya.


Menurutnya jika semua fungsi telah berjalan dengan baik tentu akan terbentuk keluarga yang berkualitas sesuai harapan bersama.