Wako Bukittinggi temui Menteri UKM bahas percepatan pemulihan ekonomi
Selasa, 13 April 2021 13:25 WIB
Sejumlah kepala daerah di Sumbar menemui Menteri Koperasi dan UKM di Jakarta. (ANTARA/HO)
Bukittinggi (ANTARA) - Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Erman Safar menemui Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki untuk membahas percepatan pemulihan ekonomi pada Senin (12/4) di Jakarta.
Wali Kota Erman Safar melalui keterangan tertulis yang diterima di Bukittinggi, Selasa, menyampaikan bahwa kondisi ekonomi, khususnya pelaku UKM Bukittinggi di masa pandemi COVID-19 tidak begitu jauh berbeda kondisinya dengan kabupaten dan kota yang lainnya di Sumatera Barat.
Untuk memperkuat dan menyelamatkan UMKM ini, katanya, perlu disatukan melalui koperasi.
"Kita ingin menyatukan pola penyelamatan UMKM ini dengan koperasi yang saat ini sudah dilakukan pendataan pedagang dan sudah mencapai 7.000 UMKM yang ada di kota Bukittinggi," kata dia.
Erman juga menyampaikan bahwa di masa pandemi ini tingkat kunjungan ke Bukittinggi menurun sekitar 25 persen.
Sementara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan sangat memahami kondisi saat ini dan mengatakan akan membantu melalui program-program pemulihan ekonomi yang diluncurkan.
"Memang dari catatan kami rata-rata omset turun kemudian punya masalah dengan produksi, distribusi dan pembiayaan," katanya.
Menurutnya, sejak 2020 pemerintah telah meluncurkan program pemulihan ekonomi nasional yang bisa diakses langsung oleh kepala daerah.
"Kita sekarang lebih memperhatikan koperasi produksi bukan lagi koperasi yang simpan pinjam, di Bukittinggi saya rasa bagus, di kampungnya Bung Hatta usaha-usaha mikro ini dikonsolidasi dalam koperasi sehingga bukan lagi usaha-usaha perorangan tetapi usaha kolektif," kata dia.
Teten juga berkomitmen akan memperbanyak Kredit Usaha Mikro (KUR), pengembangan permodalan UMKM, dana bergulir, koperasi produksi, dan UMKM Center yang diusulkan untuk dianggarkan.
Pertemuan yang difasilitasi oleh anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade tersebut selain dihadiri Wali Kota Bukittinggi Erman Safar juga terlihat dihadiri oleh Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Wali Kota Pariaman Genius Umar, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Asrul .
Andre Rosiade mengatakan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk percepatan pembangunan Sumatera Barat terutama di sektor Koperasi dan UMKM sehingga masyarakat Sumbar dapat merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan ekonomi .
“Kita tahu bahwa pergerakan ekonomi Sumbar salah satunya karena UMKM sementara saat ini APBD Sumatera Barat maupun APBD Kabupaten dan kota terkena covid tentunya Sumbar butuh uluran tangan pemerintah pusat, harapannya dengan bantuan BLT UKM dari Menteri Koperasi dan UKM perekonomian Sumbar segera bergerak," katanya.
Wali Kota Erman Safar melalui keterangan tertulis yang diterima di Bukittinggi, Selasa, menyampaikan bahwa kondisi ekonomi, khususnya pelaku UKM Bukittinggi di masa pandemi COVID-19 tidak begitu jauh berbeda kondisinya dengan kabupaten dan kota yang lainnya di Sumatera Barat.
Untuk memperkuat dan menyelamatkan UMKM ini, katanya, perlu disatukan melalui koperasi.
"Kita ingin menyatukan pola penyelamatan UMKM ini dengan koperasi yang saat ini sudah dilakukan pendataan pedagang dan sudah mencapai 7.000 UMKM yang ada di kota Bukittinggi," kata dia.
Erman juga menyampaikan bahwa di masa pandemi ini tingkat kunjungan ke Bukittinggi menurun sekitar 25 persen.
Sementara Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan sangat memahami kondisi saat ini dan mengatakan akan membantu melalui program-program pemulihan ekonomi yang diluncurkan.
"Memang dari catatan kami rata-rata omset turun kemudian punya masalah dengan produksi, distribusi dan pembiayaan," katanya.
Menurutnya, sejak 2020 pemerintah telah meluncurkan program pemulihan ekonomi nasional yang bisa diakses langsung oleh kepala daerah.
"Kita sekarang lebih memperhatikan koperasi produksi bukan lagi koperasi yang simpan pinjam, di Bukittinggi saya rasa bagus, di kampungnya Bung Hatta usaha-usaha mikro ini dikonsolidasi dalam koperasi sehingga bukan lagi usaha-usaha perorangan tetapi usaha kolektif," kata dia.
Teten juga berkomitmen akan memperbanyak Kredit Usaha Mikro (KUR), pengembangan permodalan UMKM, dana bergulir, koperasi produksi, dan UMKM Center yang diusulkan untuk dianggarkan.
Pertemuan yang difasilitasi oleh anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade tersebut selain dihadiri Wali Kota Bukittinggi Erman Safar juga terlihat dihadiri oleh Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Wali Kota Pariaman Genius Umar, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dan Wakil Wali Kota Padang Panjang Asrul .
Andre Rosiade mengatakan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk percepatan pembangunan Sumatera Barat terutama di sektor Koperasi dan UMKM sehingga masyarakat Sumbar dapat merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan ekonomi .
“Kita tahu bahwa pergerakan ekonomi Sumbar salah satunya karena UMKM sementara saat ini APBD Sumatera Barat maupun APBD Kabupaten dan kota terkena covid tentunya Sumbar butuh uluran tangan pemerintah pusat, harapannya dengan bantuan BLT UKM dari Menteri Koperasi dan UKM perekonomian Sumbar segera bergerak," katanya.
Pewarta : Al Fatah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Bukittinggi klarifikasi informasi BPK temukan anggaran SKPD dipakai kampanye
21 April 2025 14:15 WIB
Pemkot Bukittinggi bangun, rehab serta bayarkan uang komite sekolah di 2025
13 January 2025 15:30 WIB, 2025
Pemkot Bukittinggi bangun Gedung Pustaka senilai Rp 11,6 miliar di 2025
11 January 2025 16:01 WIB, 2025
Pemkot Bukittinggi alokasikan Rp 2,5 miliar untuk subsidi Tabungan Utsman
10 January 2025 19:38 WIB, 2025
Kalah Pilkada Bukittinggi, Wako Erman Safar beri selamat kepada Ramlan Nurmatias
23 December 2024 14:14 WIB, 2024
Wako Bukittinggi temui Menteri PU bahas solusi air bersih dan infrastruktur
25 November 2024 15:18 WIB, 2024
Erman Safar giatkan kampanye riang gembira rangkul warga Bukittinggi
08 October 2024 18:19 WIB, 2024
Masuki masa cuti, Erman Safar antarkan Nota Pengantaran Tugas ke Wali Kota Bukittinggi semetara
26 September 2024 11:37 WIB, 2024