Lima rumah warga Jambu Aia Agam rusak akibat angin
Selasa, 2 Maret 2021 21:20 WIB
Kondisi rumah yang rusak (Antara/Istimewa)
Lubukbasung (ANTARA) - Sebanyak lima unit rumah di Jambu Aia, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat rusak akibat angin puting beliung, Selasa (2/3) sekitar pukul 16.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Syafrizal di Lubukbasung, mengatakan lima unit rumah itu dalam kondisi rusak pada bagian atap dan plafon.
"Atap lima unit rumah itu terlepas akibat angin puting beliung," katanya.
Ia mengatakan, lima unit rumah itu milik Muhammad Rasyid (47) dengan penghuni lima jiwa, kondisi atap dan plafon hancur, Muhammad Fauzi (55) dengan punghuni enam orang, kondisi atap dan plafon hancur.
Setelah itu, rumah milik Efendi (55) dengan penghuni lima orang, kondisi atap dan plafon hancur, Henreni (52) dengan kondisi atap terbuka, Jabar (66) dengan penghuni dua orang, kondisi atap rumah terbuka.
"Satgas BPBD Agam telah berada di lokasi untuk pendataan kerugian akibat kejadian itu," katanya.
Selain angin puting beliung, tambahnya, tanah longsor juga melanda Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.
Akibatnya, badan jalan tertimbum tanah longsor dengan panjang 15 meter dan tinggi tiga meter.
"Jalan tidak bisa dilalui kendaraan dan tim gabungan dari BPBD Agam, Pemerintah Nagari, warga dan lainnya sedang membersihkan material longsor," katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Syafrizal di Lubukbasung, mengatakan lima unit rumah itu dalam kondisi rusak pada bagian atap dan plafon.
"Atap lima unit rumah itu terlepas akibat angin puting beliung," katanya.
Ia mengatakan, lima unit rumah itu milik Muhammad Rasyid (47) dengan penghuni lima jiwa, kondisi atap dan plafon hancur, Muhammad Fauzi (55) dengan punghuni enam orang, kondisi atap dan plafon hancur.
Setelah itu, rumah milik Efendi (55) dengan penghuni lima orang, kondisi atap dan plafon hancur, Henreni (52) dengan kondisi atap terbuka, Jabar (66) dengan penghuni dua orang, kondisi atap rumah terbuka.
"Satgas BPBD Agam telah berada di lokasi untuk pendataan kerugian akibat kejadian itu," katanya.
Selain angin puting beliung, tambahnya, tanah longsor juga melanda Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan.
Akibatnya, badan jalan tertimbum tanah longsor dengan panjang 15 meter dan tinggi tiga meter.
"Jalan tidak bisa dilalui kendaraan dan tim gabungan dari BPBD Agam, Pemerintah Nagari, warga dan lainnya sedang membersihkan material longsor," katanya.
Pewarta : Yusrizal
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB
DPRD Agam nilai pengadaan mobil dinas kepala daerah tak pas kondisi bencana
04 February 2026 18:00 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB