Bertambah 318 tenaga pendidik Padang Panjang jalani tes usap
Rabu, 6 Januari 2021 20:42 WIB
318 tenaga pendidik di Padang Panjang tes usap, Rabu (6/1). Tes usap sebagai kebijakan pemerintah kota setempat sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). (Antara/Fira)
Padang Panjang (ANTARA) - Jumlah tenaga pendidik dan kependidikan di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat bertambah lagi 318 orang menjalani tes usap untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di kota itu.
Sehari sebelumnya (5/1) sebanyak 132 orang tenaga pendidik dan kependidikan -- yang terdiri atas guru, pegawai tata usaha, dan penjaga sekolah-- di Padang Panjang mengikuti tes usap, kata
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. M. Ali Thabrani, M.Pd di Padang Panjang, Rabu.
Ia menyebutkan, kegiatan ini masih akan berlanjut beberapa hari ke depan, sesuai jadwal dan lokasi yang telah diatur Dinas Kesehatan.
"Ada petugas dari empat Puskesmas dalam melakukan kegiatan ini. Yaitu Puskesmas Gunung, Puskesmas Bukit Surungan, Puskesmas Koto Katiak, dan Puskesmas Kebun Sikolos yang dibagi ke setiap sekolah untuk melakukan tes usap (swab) kepada tenaga pendidik dan kependidikan," katanya.
Ia menjelaskan, dari 318 orang yang mengikuti tes usap ini, berasal dari SMKN 1 sebanyak 77 orang, SMKN 2 (79 orang), SMK Cendana (25 orang), SMK Karya (21 orang), SMPN 3 (60 orang), dan SMP 5 (56 orang).
Tes swab ini disambut baik para guru dan tenaga kependidikan yang ada di lingkungan sekolah masing masing, demi terlaksananya PTM yang akan direncanakan dalam waktu dekat.
Kepala SMPN 5 Ermita, S.Pd mengatakan, selain melakukan tes usap, pihaknya juga sudah mempersiapkan segala sesuatu sesuai peraturan dan persyaratan dalam PTM.
Baik itu berupa surat persetujuan antara guru dan wali murid, juga kesiapan dalam proses pelaksanaan pembelajaran.
Selain itu, menyediakan sarana cuci tangan, hand sanitizer, spanduk-spanduk 3M. Tata ruang dan jadwal masuk pun telah diatur sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.
“Saya dan guru lainnya berharap, semoga semua mendapatkan hasil negatif. Supaya PTM bisa kembali dilaksanakan. Mungkin ini bukan cuma harapan kami, tapi juga harapan para murid dan wali murid, mengingat banyaknya kendala yang dirasakan dalam proses pembelajaran secara daring,” ucapnya.
Para tenaga pendidik dan kependidikan itu, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemko yang sudah melaksanakan test swab untuk mempersiapkan PTM bagi seluruh jenjang pendidikan di Kota Padang Panjang.
Sehari sebelumnya (5/1) sebanyak 132 orang tenaga pendidik dan kependidikan -- yang terdiri atas guru, pegawai tata usaha, dan penjaga sekolah-- di Padang Panjang mengikuti tes usap, kata
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. M. Ali Thabrani, M.Pd di Padang Panjang, Rabu.
Ia menyebutkan, kegiatan ini masih akan berlanjut beberapa hari ke depan, sesuai jadwal dan lokasi yang telah diatur Dinas Kesehatan.
"Ada petugas dari empat Puskesmas dalam melakukan kegiatan ini. Yaitu Puskesmas Gunung, Puskesmas Bukit Surungan, Puskesmas Koto Katiak, dan Puskesmas Kebun Sikolos yang dibagi ke setiap sekolah untuk melakukan tes usap (swab) kepada tenaga pendidik dan kependidikan," katanya.
Ia menjelaskan, dari 318 orang yang mengikuti tes usap ini, berasal dari SMKN 1 sebanyak 77 orang, SMKN 2 (79 orang), SMK Cendana (25 orang), SMK Karya (21 orang), SMPN 3 (60 orang), dan SMP 5 (56 orang).
Tes swab ini disambut baik para guru dan tenaga kependidikan yang ada di lingkungan sekolah masing masing, demi terlaksananya PTM yang akan direncanakan dalam waktu dekat.
Kepala SMPN 5 Ermita, S.Pd mengatakan, selain melakukan tes usap, pihaknya juga sudah mempersiapkan segala sesuatu sesuai peraturan dan persyaratan dalam PTM.
Baik itu berupa surat persetujuan antara guru dan wali murid, juga kesiapan dalam proses pelaksanaan pembelajaran.
Selain itu, menyediakan sarana cuci tangan, hand sanitizer, spanduk-spanduk 3M. Tata ruang dan jadwal masuk pun telah diatur sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.
“Saya dan guru lainnya berharap, semoga semua mendapatkan hasil negatif. Supaya PTM bisa kembali dilaksanakan. Mungkin ini bukan cuma harapan kami, tapi juga harapan para murid dan wali murid, mengingat banyaknya kendala yang dirasakan dalam proses pembelajaran secara daring,” ucapnya.
Para tenaga pendidik dan kependidikan itu, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemko yang sudah melaksanakan test swab untuk mempersiapkan PTM bagi seluruh jenjang pendidikan di Kota Padang Panjang.
Pewarta : Fira
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hasil tes usap PCR, kru dan pebalap tes pramusim MotoGP Mandalika bebas Omicron
11 February 2022 10:56 WIB, 2022
Hasil tes usap COVID-19 staf belum keluar, pelayanan tatap muka Disdukcapil Pasaman Barat masih tutup
12 August 2021 13:09 WIB, 2021
Satu staf terpapar COVID-19, seluruh staf Disdukcapil lakukan tes usap antispasi penyebaran
10 August 2021 12:44 WIB, 2021
Antisipasi lonjakan kasus COVID-19, Pemkab Pasbar wajibkan seluruh pegawai jalani tes usap
30 June 2021 10:49 WIB, 2021
Selain kena sanksi administrasi, 67 orang terjaring razia prokes di Payakumbuh juga dites usap
22 June 2021 17:23 WIB, 2021
Petugas tes usap 162 orang pelanggar prokes terjaring Operasi Yustisi di Bukittinggi
19 June 2021 18:55 WIB, 2021