Ini PR Menang menurut MUI
Rabu, 23 Desember 2020 10:57 WIB
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh dalam tangkapan layar akun Youtube BNPB Indonesia saat menayangkan jumpa pers Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (28/7/2020). (ANTARA/Dewanto Samodro)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh menyampaikan selamat atas dilantiknya Yaqut Cholil Qoumas sebagai menteri agama dan Menag memiliki pekerjaan rumah untuk membangun harmoni di tengah perbedaan.
“PR kita yang mendesak dalam masalah keagamaan adalah membangun harmoni di tengah keberbedaan,” kata Niam kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Untuk itu, katanya, Menag Yaqut agar dapat mengonsolidasikan seluruh kekuatan umat beragama menjadi harmonis dan terkoordinasi.
Hal tersebut, kata dia, menjadi modal sosial untuk bangkit bersama.
“Perbedaan adalah sunnatullah. Tetapi tugas kita adalah mencari titik temu sebanyak mungkin untuk membangun kebersamaan di tengah keragaman bukan mengeksploitasi dan memperuncing perbedaan,” katanya.
Menurut dia, terhadap masalah yang tidak mungkin disatukan harus ada ikhtiar membangun kesepahaman dan toleransi.
Niam mengingatkan Menag Yaqut agar bisa mengarusutamakan moderasi beragama di tengah tarikan-tarikan ideologi ekstrim, baik kanan maupun kiri.
“Selamat atas amanah yang diberikan. Selamat bekerja untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” kata dia.
“PR kita yang mendesak dalam masalah keagamaan adalah membangun harmoni di tengah keberbedaan,” kata Niam kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Untuk itu, katanya, Menag Yaqut agar dapat mengonsolidasikan seluruh kekuatan umat beragama menjadi harmonis dan terkoordinasi.
Hal tersebut, kata dia, menjadi modal sosial untuk bangkit bersama.
“Perbedaan adalah sunnatullah. Tetapi tugas kita adalah mencari titik temu sebanyak mungkin untuk membangun kebersamaan di tengah keragaman bukan mengeksploitasi dan memperuncing perbedaan,” katanya.
Menurut dia, terhadap masalah yang tidak mungkin disatukan harus ada ikhtiar membangun kesepahaman dan toleransi.
Niam mengingatkan Menag Yaqut agar bisa mengarusutamakan moderasi beragama di tengah tarikan-tarikan ideologi ekstrim, baik kanan maupun kiri.
“Selamat atas amanah yang diberikan. Selamat bekerja untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” kata dia.
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lampu hijau penggunaan vaksin COVID-19 , MUI gelar sidang kehalalan Sinovac pada Jumat
07 January 2021 13:54 WIB, 2021
Ikhtiar pencegahan COVID-19, MUI imbau umat Islam lakukan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
29 July 2020 10:07 WIB, 2020
Ini 19 butir kesepakatan Deklarasi Lisboa +21, hasil pertemuan Menteri Pemuda sedunia
24 June 2019 5:59 WIB, 2019