Gubernur Sumbar: Nagari Tageh pengendalian penyebaran COVID-19 berbasis nagari
Selasa, 17 November 2020 17:18 WIB
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat peluncuran Nagari Tageh di Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kec. Pauh Duo, Kab. Solok Selatan, Selasa (17/11). (ANTARA/Joko Nugroho)
Padang Aro (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berharap "Nagari Tageh" mampu mengendalikan penyebaran COVID-19 di nagari-nagari yang ada di provinsi itu.
"Nagari Tageh, untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 berbasis nagari," katanya usai meluncurkan Nagari Tageh di Solok Selatan, Selasa.
Peluncuran "Nagari Tageh" di Solok Selatan dilakukan di Nagari Kapau Alam Pauh Duo yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Irwan Prayitno.
Nagari Tageh bermakna nagari atau desa yang mengoptimalkan segala upaya dan unsur yang ada di dalamnya dalam usaha pencegahan dan penanganan COVID-19.
"Nagari Tageh" ini, bekerja sama dengan Unand, TNI/Polri. Menurutnya pengendalian COVID-19 berbasis nagari atau komunitas lebih mudah sehingga pemerintah terbantu dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Jika sukses, ini akan menjadi contoh bagi nagari-nagari lain di Sumbar," ujarnya.
Sementara Penjabat Sementara Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal menyebutkan rencana pembentukan "Nagari Tageh" di daerah itu sebanyak tujuh nagari dan peluncuran dilakukan di Nagari Kapau Alam Pauh Duo.
"Kita berharap Nagari Tageh ini bukan hanya tageh dalam mengendalikan penyebaran COVID-19, tapi juga tageh dalam bidang sosial dan ekonomi," ujarnya.
Ia menambahkan dalam pembentukan "Nagari Tageh" dilakukan kerja sama dengan Unand untuk melakukan pembinaan dan pembimbingan.
Hadir dalam peluncuran Nagari Tageh itu, Rektor Unand Yuliandri, penggagas Nagari Tageh yang juga Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr. dr. Andani Eka Putra, MSc, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, Dandim Solok Letkol Arm Reno Triambodo dan Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto. (*)
"Nagari Tageh, untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 berbasis nagari," katanya usai meluncurkan Nagari Tageh di Solok Selatan, Selasa.
Peluncuran "Nagari Tageh" di Solok Selatan dilakukan di Nagari Kapau Alam Pauh Duo yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Irwan Prayitno.
Nagari Tageh bermakna nagari atau desa yang mengoptimalkan segala upaya dan unsur yang ada di dalamnya dalam usaha pencegahan dan penanganan COVID-19.
"Nagari Tageh" ini, bekerja sama dengan Unand, TNI/Polri. Menurutnya pengendalian COVID-19 berbasis nagari atau komunitas lebih mudah sehingga pemerintah terbantu dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Jika sukses, ini akan menjadi contoh bagi nagari-nagari lain di Sumbar," ujarnya.
Sementara Penjabat Sementara Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal menyebutkan rencana pembentukan "Nagari Tageh" di daerah itu sebanyak tujuh nagari dan peluncuran dilakukan di Nagari Kapau Alam Pauh Duo.
"Kita berharap Nagari Tageh ini bukan hanya tageh dalam mengendalikan penyebaran COVID-19, tapi juga tageh dalam bidang sosial dan ekonomi," ujarnya.
Ia menambahkan dalam pembentukan "Nagari Tageh" dilakukan kerja sama dengan Unand untuk melakukan pembinaan dan pembimbingan.
Hadir dalam peluncuran Nagari Tageh itu, Rektor Unand Yuliandri, penggagas Nagari Tageh yang juga Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr. dr. Andani Eka Putra, MSc, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, Dandim Solok Letkol Arm Reno Triambodo dan Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto. (*)
Pewarta : Joko Nugroho
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Minggu (19/04/2026)
19 April 2026 4:48 WIB
Harga emas Antam Kamis (19/03/2026) turun Rp53.000 jadi Rp2.943.000 per gram
19 March 2026 10:32 WIB
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 19,5 Persen di Sumbar Jelang Idul Fitri 1447 H
16 March 2026 13:12 WIB