Belanja daring, konsumen wajib teliti
Selasa, 27 Oktober 2020 14:38 WIB
Ilustrasi belanja online (Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Belanja daring bukan hal yang asing lagi bagi sebagian besar masyarakat, apalagi sejak pandemi virus corona, masyarakat mau tidak mau harus mulai mengadopsi teknologi untuk membantu kegiatan.
Lazada Indonesia melihat selama setengah tahun terakhir, belanja secara daring merupakan alternatif utama bagi konsumen agar tetap bisa membeli kebutuhan sehari-hari tanpa harus berada di kerumunan.
"Trend belanja daring akan meningkat di masa depan karena salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen," kata Chief Customer Care Officer Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo saat acara diskusi "Kenali Hak Konsumen dalam Berbelanja Online", Selasa.
Sayangnya, masih ada konsumen yang belum sepenuhnya paham bagaimana cara berbelanja daring yang paham.
Hak konsumen secara umum telah diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, atau sering disebut sebagai UUPK, namun, tidak ada salahnya konsumen apa saja yang perlu mereka lakukan untuk mengurangi kendala saat berbelanja daring.
Ferry dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa konsumen, sebelum berbelanja, wajib jeli dan teliti melihat barang yang akan dibeli. Konsumen bisa mencermati foto dan deskripsi tentang barang yang akan dibeli.
Jangan ragu untuk menghubungi penjual dan bertanya soal produk yang ingin dibeli. Konsumen disarankan untuk berkomunikasi dengan penjual melalui platform belanja agar ketika ada kendala, petugas layanan konsumen (customer care) bisa memberikan jaminan transaksi.
Bandingkan juga produk yang dijual di toko lain, baik soal harga maupun kualitas produk yang ditawarkan. Jika sudah menemukan produk yang diinginkan di toko yang cocok, cek juga barang apa saja yang dijual di toko tersebut.
Perhatikan juga ulasan dari pengguna lain mengenai barang maupun toko tersebut.
Jika platform belanja memberikan promosi, pahami juga cara menggunakan promo tersebut.
Ketika sudah membeli barang, konsumen perlu mengingat perkiraan tanggal berapa barang tersebut akan dikirim, atau bisa dicek melalui aplikasi belanja daring.
Jika barang sudah sampai, Lazada Indonesia menyarankan untuk memotret kondisi paket sebelum dan setelah dibuka. Foto ini akan berfungsi sebagai keterangan pendukung jika ada masalah, seperti rusak atau produk yang dikirim tidak sesuai dengan pesanan.
Jika sudah selesai bertransaksi, tinggalkan ulasan tentang barang tersebut, untuk membantu konsumen lain yang ingin berbelanja di toko tersebut.
Lazada Indonesia melihat selama setengah tahun terakhir, belanja secara daring merupakan alternatif utama bagi konsumen agar tetap bisa membeli kebutuhan sehari-hari tanpa harus berada di kerumunan.
"Trend belanja daring akan meningkat di masa depan karena salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen," kata Chief Customer Care Officer Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo saat acara diskusi "Kenali Hak Konsumen dalam Berbelanja Online", Selasa.
Sayangnya, masih ada konsumen yang belum sepenuhnya paham bagaimana cara berbelanja daring yang paham.
Hak konsumen secara umum telah diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, atau sering disebut sebagai UUPK, namun, tidak ada salahnya konsumen apa saja yang perlu mereka lakukan untuk mengurangi kendala saat berbelanja daring.
Ferry dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa konsumen, sebelum berbelanja, wajib jeli dan teliti melihat barang yang akan dibeli. Konsumen bisa mencermati foto dan deskripsi tentang barang yang akan dibeli.
Jangan ragu untuk menghubungi penjual dan bertanya soal produk yang ingin dibeli. Konsumen disarankan untuk berkomunikasi dengan penjual melalui platform belanja agar ketika ada kendala, petugas layanan konsumen (customer care) bisa memberikan jaminan transaksi.
Bandingkan juga produk yang dijual di toko lain, baik soal harga maupun kualitas produk yang ditawarkan. Jika sudah menemukan produk yang diinginkan di toko yang cocok, cek juga barang apa saja yang dijual di toko tersebut.
Perhatikan juga ulasan dari pengguna lain mengenai barang maupun toko tersebut.
Jika platform belanja memberikan promosi, pahami juga cara menggunakan promo tersebut.
Ketika sudah membeli barang, konsumen perlu mengingat perkiraan tanggal berapa barang tersebut akan dikirim, atau bisa dicek melalui aplikasi belanja daring.
Jika barang sudah sampai, Lazada Indonesia menyarankan untuk memotret kondisi paket sebelum dan setelah dibuka. Foto ini akan berfungsi sebagai keterangan pendukung jika ada masalah, seperti rusak atau produk yang dikirim tidak sesuai dengan pesanan.
Jika sudah selesai bertransaksi, tinggalkan ulasan tentang barang tersebut, untuk membantu konsumen lain yang ingin berbelanja di toko tersebut.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 WNA kendalikan sindikat judi daring di Bali, patroli siber Polisi bongkar jaringannya
07 February 2026 14:16 WIB
Pemkot dan BazNas Bukittinggi Fasilitasi Service dan Ganti Oli Gratis untuk 200 Driver Ojek Online
05 December 2025 15:40 WIB
Update ledakan SMAN 72, Polisi sebut ABH beli bahan peledak secara online
21 November 2025 12:30 WIB
Akses Layanan Peserta JKN makin praktis, BPJS Kesehatan luncurkan kanal layanan tanpa tatap muka VIOLA
07 October 2025 17:21 WIB
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung
05 February 2026 12:36 WIB
Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa) : Dari meja bankir jadi pionir edukasi digital Sumatra Barat
19 January 2026 19:01 WIB
Sudah optimal, operasi pencarian satu korban KM Putri Saknah di Labuan Bajo ditutup
09 January 2026 22:51 WIB
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB
Angin kencang bikin tiga penerbangan ke Bandara Juanda dialihkan ke Semarang
08 January 2026 18:36 WIB