UNP terapkan lockdown selama 15 hari
Jumat, 16 Oktober 2020 14:06 WIB
Gedung UNP (Antara/Ist)
Padang (ANTARA) - Universitas Negeri Padang menerapkan penutupan sementara (Lockdown) selama 15 hari ke depan terhitung mulai dari Jumat, 16 Oktober sampai dengan 30 Oktober 2020.
Menyikapi kondisi akhir-akhir ini dimana semakin banyak Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Negeri Padang yang dinyatakan positif COVID-19, maka untuk mengendalikan penyebaran Virus COVID-19 dan demi keselamatan, Rektor UNP menerapkan lockdown melalui Surat Edarannya Nomor : 3250/UN35/TU/2020.
Rektor Universitas Negeri Padang melalui surat edarannya mengatakan bahwa selama masa lockdown diharapkan semua Pimpinan, Dosen dan Tenaga Kependidikan bekerja dari rumah (WFH).
"Semua layanan dilakukan secara online dan diharapkan tidak ada dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang datang ke kampus selama masa lockdown," ungkapnya di dalam surat edaran tersebut pada Jumat (16/10).
Selanjutnya ia mengatakan bahwa kegiatan perkuliahan, Bimbingan Skripsi, Tesis dan Disertasi serta aktivitas lainnya dilaksanakan secara online melalui media zoom dll.
Kemudian, tambahnya sesuai Surat Edaran Rektor Nomor 2679/UN35/KP/2020 tanggal 7 September 2020, pelaksanaan WFH tetap mengisi Kehadiran dan Pelaporan Pelaksanaan Tugas selama WFH pada platform yang telah disediakan dalam aplikasi Rumah Gadang (https://simpeg.unp.ac.id).
Lebih lanjut, bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan yang merasa ada keluhan dan gejala kesehatan yang berkaitan dengan COVID-19, disarankan segera menghubungi Tim Satgas COVID-19 Universitas Negeri Padang.
Rektor berharap Surat Edaran yang dikeluarkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan pertolonganNya kepada kita semua.
Menyikapi kondisi akhir-akhir ini dimana semakin banyak Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Negeri Padang yang dinyatakan positif COVID-19, maka untuk mengendalikan penyebaran Virus COVID-19 dan demi keselamatan, Rektor UNP menerapkan lockdown melalui Surat Edarannya Nomor : 3250/UN35/TU/2020.
Rektor Universitas Negeri Padang melalui surat edarannya mengatakan bahwa selama masa lockdown diharapkan semua Pimpinan, Dosen dan Tenaga Kependidikan bekerja dari rumah (WFH).
"Semua layanan dilakukan secara online dan diharapkan tidak ada dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang datang ke kampus selama masa lockdown," ungkapnya di dalam surat edaran tersebut pada Jumat (16/10).
Selanjutnya ia mengatakan bahwa kegiatan perkuliahan, Bimbingan Skripsi, Tesis dan Disertasi serta aktivitas lainnya dilaksanakan secara online melalui media zoom dll.
Kemudian, tambahnya sesuai Surat Edaran Rektor Nomor 2679/UN35/KP/2020 tanggal 7 September 2020, pelaksanaan WFH tetap mengisi Kehadiran dan Pelaporan Pelaksanaan Tugas selama WFH pada platform yang telah disediakan dalam aplikasi Rumah Gadang (https://simpeg.unp.ac.id).
Lebih lanjut, bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan yang merasa ada keluhan dan gejala kesehatan yang berkaitan dengan COVID-19, disarankan segera menghubungi Tim Satgas COVID-19 Universitas Negeri Padang.
Rektor berharap Surat Edaran yang dikeluarkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan pertolonganNya kepada kita semua.
Pewarta : Rls-Mutiara Ramadhani
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
888 penerbangan dari Guangzhou China batal gara-gara temuan baru COVID-19
01 November 2022 9:08 WIB, 2022
Puluhan kota di China pilih "lockdown" akibat COVID-19, termasuk Wuhan
29 October 2022 14:37 WIB, 2022
IHSG awal pekan diproyeksikan melemah di tengah penantian data ekonomi Tiongkok
18 April 2022 10:52 WIB, 2022
Rupiah stagnan tapi diperkirakan menguat seiring membaiknya sentimen pasar
29 March 2022 10:19 WIB, 2022
Kota Xian di China akhirnya di-lockdown setelah terdeteksi 140 kasus positif COVID-19
23 December 2021 12:12 WIB, 2021
30 mahasiswa Indonesia di Nanjing terkunci di dalam kampus karena masuknya varian Delta
11 August 2021 9:29 WIB, 2021
Darul Siska mendukung PPKM Darurat demi mencegah penularan COVID-19 secara masif
12 July 2021 20:06 WIB, 2021
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Roboh akibat banjir bandang, SDN 49 Batang Kabung kembali dibangun dengan TJSL PT Inalum
21 February 2026 1:44 WIB
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB