Empat rumah dan ruas jalan di Agam terendam banjir
Minggu, 30 Agustus 2020 20:28 WIB
Seorang anak sedang membuang air yang masuk ke rumahnya, Minggu (30/8). (Antara/Istimewa)
Lubukbasung, (ANTARA) - Sebanyak empat unit rumah di perumnas Batu Galeh Tahap II, Jorong Surabayo, Nagari Garahan, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terendam banjir akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu pada Minggu (30/8) sekitar pukul 17.21 WIB
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar didampingi anggota Pusdal Ops BPBD Agam, Lukman di Lubukbasung, Minggu, mengatakan keempat unit rumah itu milik Rida (60, Bemi (50), Nel (40) dan Meri (45).
"Air mengenangi rumah warga itu setinggi 30-40 centimeter, sehingga merendam perabotan rumah mereka," katanya.
Ia mengatakan, saat ini air sudah mulai menyusut dan warga sudah mulai membersihkan rumah mereka.
Banjir itu, tambahnya, akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.
Dengan kondisi itu, banjir juga merendam beberapa titik jalan di Kecamatan Lubukbasung sekitar 20-40 centimeter.
Selain itu, tanah longsor juga menimbun badan jalan di Taratak, Nagari Garagahan, Krcamatan Lubukbasnung.
"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu dan kita masih melakukan pendataan dampak banjir," katanya.
Lutfi mengimbau warga yang tinggal di daerah sekitar sungai, dataran rendah dan tinggi untuk meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi.
Warga diminta untuk segera mengungsi ke daerah lebih aman apabila sudah ada tanda-tanda banjir dan longsor.
"Ini harus dilakukan agar tidak menjadi korban jiwa akibat banjir dan longsor melanda daerah itu," katanya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar didampingi anggota Pusdal Ops BPBD Agam, Lukman di Lubukbasung, Minggu, mengatakan keempat unit rumah itu milik Rida (60, Bemi (50), Nel (40) dan Meri (45).
"Air mengenangi rumah warga itu setinggi 30-40 centimeter, sehingga merendam perabotan rumah mereka," katanya.
Ia mengatakan, saat ini air sudah mulai menyusut dan warga sudah mulai membersihkan rumah mereka.
Banjir itu, tambahnya, akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.
Dengan kondisi itu, banjir juga merendam beberapa titik jalan di Kecamatan Lubukbasung sekitar 20-40 centimeter.
Selain itu, tanah longsor juga menimbun badan jalan di Taratak, Nagari Garagahan, Krcamatan Lubukbasnung.
"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu dan kita masih melakukan pendataan dampak banjir," katanya.
Lutfi mengimbau warga yang tinggal di daerah sekitar sungai, dataran rendah dan tinggi untuk meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi.
Warga diminta untuk segera mengungsi ke daerah lebih aman apabila sudah ada tanda-tanda banjir dan longsor.
"Ini harus dilakukan agar tidak menjadi korban jiwa akibat banjir dan longsor melanda daerah itu," katanya.
Pewarta : Yusrizal
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam kerahkan dua alat berat bersihkan material longsor timbun jalan
12 February 2026 12:01 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB