Lubukbasung, (ANTARA) - Sebanyak empat unit rumah di perumnas Batu Galeh Tahap II, Jorong Surabayo, Nagari Garahan, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terendam banjir akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu pada Minggu (30/8) sekitar pukul 17.21 WIB

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar didampingi anggota Pusdal Ops BPBD Agam, Lukman di Lubukbasung, Minggu, mengatakan keempat unit rumah itu milik Rida (60, Bemi (50), Nel (40) dan Meri (45).

"Air mengenangi rumah warga itu setinggi 30-40 centimeter, sehingga merendam perabotan rumah mereka," katanya.

Ia mengatakan, saat ini air sudah mulai menyusut dan warga sudah mulai membersihkan rumah mereka.

Banjir itu, tambahnya, akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Dengan kondisi itu, banjir juga merendam beberapa titik jalan di Kecamatan Lubukbasung sekitar 20-40 centimeter.

Selain itu, tanah longsor juga menimbun badan jalan di Taratak, Nagari Garagahan, Krcamatan Lubukbasnung.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu dan kita masih melakukan pendataan dampak banjir," katanya.

Lutfi mengimbau warga yang tinggal di daerah sekitar sungai, dataran rendah dan tinggi untuk meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi.

Warga diminta untuk segera mengungsi ke daerah lebih aman apabila sudah ada tanda-tanda banjir dan longsor.

"Ini harus dilakukan agar tidak menjadi korban jiwa akibat banjir dan longsor melanda daerah itu," katanya.