Legislator desak pemerintah tugaskan Bulog salurkan beras BPNT
Sabtu, 27 Juni 2020 11:07 WIB
Anggota DPR RI Hermanto (Antara/Ikhwan Wahyudi)
Padang, (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat Hermanto mendesak pemerintah memberikan Bulog kewenangan penuh menyalurkan beras terutama untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), kartu sembako serta beras untuk PNS, TNI dan Polri.
"Kewenangan penyaluran ini penting agar APBN yang dikeluarkan untuk beli beras tidak mubazir, saat ini Bulog diberi dana dari APBN untuk beli beras tapi tidak disertai kewenangan menyalurkan," kata dia di Padang, Sabtu.
Menurut dia akibat tak ada kewenangan tersebut terjadi penumpukan stok beras di gudang. Karena lama disimpan maka kualitas dan harga turun sehingga APBN jadi mubazir.
Kondisi tersebut, lanjutnya, sudah terjadi. Beras tersimpan lama, terus mengalami penurunan kualitas dan mengalami pembusukan. Beras tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Beras tersebut selanjutnya dianggap kedaluwarsa.
Ia menilai kalau beras sampai kedaluwarsa apalagi busuk maka biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan dan sewa gudang jadi mubazir.
Hermanto menyampaikan akibat pandemi COVID-19 Indonesia mengalami defisit APBN karena itu, APBN yang tersedia harus digunakan secara efektif dan efisien dengan membuat kebijakan yang tepat agar APBN tidak hilang sia-sia.
"Buat kebijakan sehingga Bulog punya kewenangan yang komprehensif dalam hal membeli dan menyalurkan beras sehingga APBN tidak terbuang percuma," katanya lagi.
Saat ini, program Beras Sejahtera (Rastra) yang dahulu menjadi pangsa pasar khusus bagi Bulog dalam menyalurkan berasnya, telah diganti dengan BPNT.
Ia mengatakan dalam program BPNT, pemerintah tidak menugaskan secara langsung Bulog sebagai penyedia beras tunggal. Hanya diimbau untuk memakai beras Bulog.
Perum Bulog berencana untuk terus meningkatkan penyaluran beras komersial dalam BPNT. Tahun ini, Bulog menargetkan bisa menyalurkan beras BPNT kepada para penerima manfaat hingga 500 ribu ton.
"Kewenangan penyaluran ini penting agar APBN yang dikeluarkan untuk beli beras tidak mubazir, saat ini Bulog diberi dana dari APBN untuk beli beras tapi tidak disertai kewenangan menyalurkan," kata dia di Padang, Sabtu.
Menurut dia akibat tak ada kewenangan tersebut terjadi penumpukan stok beras di gudang. Karena lama disimpan maka kualitas dan harga turun sehingga APBN jadi mubazir.
Kondisi tersebut, lanjutnya, sudah terjadi. Beras tersimpan lama, terus mengalami penurunan kualitas dan mengalami pembusukan. Beras tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Beras tersebut selanjutnya dianggap kedaluwarsa.
Ia menilai kalau beras sampai kedaluwarsa apalagi busuk maka biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan dan sewa gudang jadi mubazir.
Hermanto menyampaikan akibat pandemi COVID-19 Indonesia mengalami defisit APBN karena itu, APBN yang tersedia harus digunakan secara efektif dan efisien dengan membuat kebijakan yang tepat agar APBN tidak hilang sia-sia.
"Buat kebijakan sehingga Bulog punya kewenangan yang komprehensif dalam hal membeli dan menyalurkan beras sehingga APBN tidak terbuang percuma," katanya lagi.
Saat ini, program Beras Sejahtera (Rastra) yang dahulu menjadi pangsa pasar khusus bagi Bulog dalam menyalurkan berasnya, telah diganti dengan BPNT.
Ia mengatakan dalam program BPNT, pemerintah tidak menugaskan secara langsung Bulog sebagai penyedia beras tunggal. Hanya diimbau untuk memakai beras Bulog.
Perum Bulog berencana untuk terus meningkatkan penyaluran beras komersial dalam BPNT. Tahun ini, Bulog menargetkan bisa menyalurkan beras BPNT kepada para penerima manfaat hingga 500 ribu ton.
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Maigus Nasir dampingi Titiek Soeharto pantau warga terdampak banjir di Kota Padang
30 November 2025 17:15 WIB
Ketua Komisi IV DPR dan Bulog salurkan bantuan pangan korban bencana di Padang
30 November 2025 16:30 WIB
Padang Pariaman koordinasi dengan Bulog penuhi kebutuhan pangan korban banjir
28 November 2025 16:37 WIB
BULOG dan Pemkot Bukittinggi salurkan Bantuan Pangan Pemerintah Periode Oktober-November 2025
13 November 2025 21:28 WIB
Pemkab Pesisir Selatan Hibahkan Tanah Dua Hektar untuk Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
13 November 2025 9:13 WIB
Kantor Pertanahan dan Sekda Pasaman bahas percepatan sertifikasi aset Bulog, Pemda tegaskan dukungan penuh
12 November 2025 17:05 WIB
Bupati Pesisir Selatan tinjau kualitas bantuan pangan di Gudang Bulog Sago
12 November 2025 16:07 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB