Lagu "Bapak" Didi Kempot diterjemahkan ke bahasa Arab
Rabu, 10 Juni 2020 18:02 WIB
"Ya Abataah", lagu "Bapak" dari Didi Kempot yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dan dinyanyikan oleh Wafiq Azizah. (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Lagu "Bapak" dari maestro campursari Didi Kempot diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj.
Lagu yang diterjemahkan menjadi "Ya Abataah" ini kemudian dinyanyikan oleh Wafiq Azizah. Proses produksi lagu "Ya Abataah" dikerjakan oleh tim NUPro Management dan telah diunggah di Youtube NU PRO.
Wafiq Azizah adalah bintang tamu dalam konser Akbar Ambyar di Boyolali yang menyanyikan lagu "Bapak". Menurut Said, lagu ini nyaris tak diselesaikan Didi Kempot karena maknanya yang sangat dalam.
Eksekutif produser lagu "Ya Abataah", Muchamad Nabil Haroen mengatakan bahwa keputusan untuk menerjemahkan lagu "Bapak" dan memilih Wafiq sebagai penyanyi untuk versi bahasa Arab merupakan permintaan langsung dari Didi Kempot yang disampaikan kepada dirinya.
"Sampai mas Didi meninggal, saya belum bisa menyelesaikan amanah ini, sehingga ketika dirilis, ini membayar hutang saya kepada mas Didi Kempot," kata Nabil dalam keterangan resmi, Rabu.
Nabil yang juga merupakan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, ada beberapa renungan yang muncul saat menerjemahkan lagu Didi Kempot. Said mengatakan, syair "Bapak" dari almarhum Didi Kempot merupakan renungan yang dalam.
"Seorang Ayah merupakan wakil dari Allah, yang berfungsi tarbiyah (mendidik, mengajar). Allah itu Rabbul 'alamiin, Rabbunnas, Rabbul aulaad,"
"Allah itu yang menciptakan manusia, menciptakan anak. Nah, ayah ini, merupakan murabbi, yang memelihara, yang menindaklanjuti, apa yang telah diciptakan oleh Allah."
Ia melanjutkan, seorang ayah juga bertanggungjawab dalam proses mendidik dan mengajar anak. Seorang ayah meneruskan dan menyempurnakan apa potensi yang telah diberikan oleh Sang Maha Kuasa kepada buah hatinya.
"Saya lihat, syair-syair yang dilantunkan oleh Didi Kempot ini, sangat merdu. Dengan kesederhanaannya, dengan struktur kata-kata syairnya, dengan konten yang sangat bernilai, maka mudah-mudahan saya mendorong kepada para pendengarnya untuk ingat kepada Allah, dzikir kepada Allah, dari hatinya yang tulus, dari jiwanya yang tulus," ujar dia.
Dia berharap lagu "Bapak" bisa menjadi inspirasi. Dengan diterjemahkan ke bahasa lain, ia ingin lagu "Bapak" bisa dipahami kalangan yang lebih luas, termasuk santri dan komunitas muslim di negara berbahasa Arab.
"Mudah-mudahan, menjadi motivasi agar Bapak-Bapak semua menjadi Bapak yang bertanggungjawab pada anak-anaknya, baik urusan maisyah, nafaqah maupun urusan pendidikan."
Lagu yang diterjemahkan menjadi "Ya Abataah" ini kemudian dinyanyikan oleh Wafiq Azizah. Proses produksi lagu "Ya Abataah" dikerjakan oleh tim NUPro Management dan telah diunggah di Youtube NU PRO.
Wafiq Azizah adalah bintang tamu dalam konser Akbar Ambyar di Boyolali yang menyanyikan lagu "Bapak". Menurut Said, lagu ini nyaris tak diselesaikan Didi Kempot karena maknanya yang sangat dalam.
Eksekutif produser lagu "Ya Abataah", Muchamad Nabil Haroen mengatakan bahwa keputusan untuk menerjemahkan lagu "Bapak" dan memilih Wafiq sebagai penyanyi untuk versi bahasa Arab merupakan permintaan langsung dari Didi Kempot yang disampaikan kepada dirinya.
"Sampai mas Didi meninggal, saya belum bisa menyelesaikan amanah ini, sehingga ketika dirilis, ini membayar hutang saya kepada mas Didi Kempot," kata Nabil dalam keterangan resmi, Rabu.
Nabil yang juga merupakan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, ada beberapa renungan yang muncul saat menerjemahkan lagu Didi Kempot. Said mengatakan, syair "Bapak" dari almarhum Didi Kempot merupakan renungan yang dalam.
"Seorang Ayah merupakan wakil dari Allah, yang berfungsi tarbiyah (mendidik, mengajar). Allah itu Rabbul 'alamiin, Rabbunnas, Rabbul aulaad,"
"Allah itu yang menciptakan manusia, menciptakan anak. Nah, ayah ini, merupakan murabbi, yang memelihara, yang menindaklanjuti, apa yang telah diciptakan oleh Allah."
Ia melanjutkan, seorang ayah juga bertanggungjawab dalam proses mendidik dan mengajar anak. Seorang ayah meneruskan dan menyempurnakan apa potensi yang telah diberikan oleh Sang Maha Kuasa kepada buah hatinya.
"Saya lihat, syair-syair yang dilantunkan oleh Didi Kempot ini, sangat merdu. Dengan kesederhanaannya, dengan struktur kata-kata syairnya, dengan konten yang sangat bernilai, maka mudah-mudahan saya mendorong kepada para pendengarnya untuk ingat kepada Allah, dzikir kepada Allah, dari hatinya yang tulus, dari jiwanya yang tulus," ujar dia.
Dia berharap lagu "Bapak" bisa menjadi inspirasi. Dengan diterjemahkan ke bahasa lain, ia ingin lagu "Bapak" bisa dipahami kalangan yang lebih luas, termasuk santri dan komunitas muslim di negara berbahasa Arab.
"Mudah-mudahan, menjadi motivasi agar Bapak-Bapak semua menjadi Bapak yang bertanggungjawab pada anak-anaknya, baik urusan maisyah, nafaqah maupun urusan pendidikan."
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pandemi COVID-19, keluarga minta Sobat Ambyar tunda ziarah makam Didi Kempot
07 May 2020 16:24 WIB, 2020
Ikut merasa kehilangan, siapa sangka ternyata Prabowo juga penggemar tembang lagu Jawa Didi Kempot
05 May 2020 18:04 WIB, 2020
Didi Kempot dimakamkan di Ngawi, tangis kesedihan pecah saat peti jenazah diturunkan ke dalam liang lahat
05 May 2020 16:11 WIB, 2020
Ucapan duka datang dari Presiden, sebut kepergian Didi Kempot duka cita seluruh Sobat Ambyar
05 May 2020 14:14 WIB, 2020
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung
05 February 2026 12:36 WIB
Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa) : Dari meja bankir jadi pionir edukasi digital Sumatra Barat
19 January 2026 19:01 WIB
Sudah optimal, operasi pencarian satu korban KM Putri Saknah di Labuan Bajo ditutup
09 January 2026 22:51 WIB
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB
Angin kencang bikin tiga penerbangan ke Bandara Juanda dialihkan ke Semarang
08 January 2026 18:36 WIB