Nusantara Mengaji gelar MTQ virtual
Kamis, 21 Mei 2020 20:56 WIB
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. ANTARA/Dyah Dwi/aa.
Jakarta (ANTARA) - Nusantara Mengaji menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) virtual tingkat nasional sebagai upaya menjaga syiar Islam pada bulan Ramadhan di tengah pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia, termasuk Indonesia.
"Melalui ajang MTQ ini, kami ingin menjaga spirit Ramadhan di tengah pandemi virus corona yang sedang melanda dunia," tutur Koordinator Nasional Nusantara Mengaji Dr. Jazilul Fawaid SQ dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendekatkan kecintaan generasi milenial dengan Al Quran melalui kompetisi tilawah Al Quran.
Jazilul yang juga Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menuturkan MTQ nasional secara virtual tersebut digelar sejak 17 April 2020.
Sejak dibuka hingga ditutup pada 30 April, tercatat ada 537 pendaftar yang mengirimkan video tilawah, kemudian pihak Nusantara Mengaji menyeleksi karya terbaik yang lolos ke babak penyisihan dan ditayangkan di kanal YouTube Nusantara Mengaji TV.
Dari hasil seleksi, kata dia, terdapat 96 karya terbaik dari seluruh Indonesia. Panitia kemudian menyaring kembali karya terbaik dan muncul enam orang yang menjadi finalis, yakni tiga putra dan tiga putri.
Selanjutnya, mereka akan berkompetisi untuk dipilih tiga terbaik.
Dalam tahap final, kata dia, penampilan para finalis tidak sama dengan babak penyisihan, yakni "maqro" dan lagu yang dibawakan dalam babak tahap final ditentukan oleh dewan juri.
"Kita sengaja membedakan persyaratan di babak penyisihan dan final karena dengan kita menentukan 'maqro' dan lagu yang akan dibaca oleh finalis, kita dapat melihat kemampuannya dalam bertilawah," tutur Jazilul.
Pada babak final, peserta diuji sejauh mana mereka mampu menyelesaikan tantangan dari dewan juri.
"Konsep ini sama seperti di MTQ nasional yang tiap tahun diselenggarakan, namun yang membedakan kini secara virtual," tuturnya.
Selain MTQ nasional secara virtual, Nusantara Mengaji pun secara rutin selama bulan Ramadhan ini menggelar tadarus khataman Al Quran "online", kajian virtual mingguan dari para ahli di bidang Al Quran, dan inspirasi Ramadhan.
"Melalui ajang MTQ ini, kami ingin menjaga spirit Ramadhan di tengah pandemi virus corona yang sedang melanda dunia," tutur Koordinator Nasional Nusantara Mengaji Dr. Jazilul Fawaid SQ dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendekatkan kecintaan generasi milenial dengan Al Quran melalui kompetisi tilawah Al Quran.
Jazilul yang juga Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menuturkan MTQ nasional secara virtual tersebut digelar sejak 17 April 2020.
Sejak dibuka hingga ditutup pada 30 April, tercatat ada 537 pendaftar yang mengirimkan video tilawah, kemudian pihak Nusantara Mengaji menyeleksi karya terbaik yang lolos ke babak penyisihan dan ditayangkan di kanal YouTube Nusantara Mengaji TV.
Dari hasil seleksi, kata dia, terdapat 96 karya terbaik dari seluruh Indonesia. Panitia kemudian menyaring kembali karya terbaik dan muncul enam orang yang menjadi finalis, yakni tiga putra dan tiga putri.
Selanjutnya, mereka akan berkompetisi untuk dipilih tiga terbaik.
Dalam tahap final, kata dia, penampilan para finalis tidak sama dengan babak penyisihan, yakni "maqro" dan lagu yang dibawakan dalam babak tahap final ditentukan oleh dewan juri.
"Kita sengaja membedakan persyaratan di babak penyisihan dan final karena dengan kita menentukan 'maqro' dan lagu yang akan dibaca oleh finalis, kita dapat melihat kemampuannya dalam bertilawah," tutur Jazilul.
Pada babak final, peserta diuji sejauh mana mereka mampu menyelesaikan tantangan dari dewan juri.
"Konsep ini sama seperti di MTQ nasional yang tiap tahun diselenggarakan, namun yang membedakan kini secara virtual," tuturnya.
Selain MTQ nasional secara virtual, Nusantara Mengaji pun secara rutin selama bulan Ramadhan ini menggelar tadarus khataman Al Quran "online", kajian virtual mingguan dari para ahli di bidang Al Quran, dan inspirasi Ramadhan.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Bukittinggi luncurkan Program Great Young Magrib Mengaji dan Literasi
03 October 2023 10:43 WIB, 2023
Wako Erman Safar gratiskan ratusan pelajar pecinta Al-Quran ke TMSBK Bukittinggi
29 January 2023 12:41 WIB, 2023
UM Sumbar gandeng guru mengaji di Amerika promosikan pariwisata Sumbar
19 January 2023 16:04 WIB, 2023
Bukittinggi giatkan program Lansia Mengaji atasi Buta Aksara Al Quran
31 October 2022 17:29 WIB, 2022
Rumah Gadang di Payakumbuh yang digunakan untuk anak-anak mengaji terbakar
19 October 2022 17:09 WIB, 2022
1.450 guru mengaji, guru TPA dan garin di Pasbar peroleh perlindungan kerja BPJS
14 July 2022 14:10 WIB, 2022
Yayasan Arisal Aziz salurkan 1.000 alat salat untuk anak yatim dan guru mengaji
20 November 2021 15:09 WIB, 2021