RS rujukan COVID-19 terbakar, satu orang tewas
Minggu, 10 Mei 2020 11:43 WIB
Seorang pekerja medis yang mengenakan alat pelindung diri (APD) terlihat di Unit Perawatan Intensif (ICU), Pusat ECMO Rumah Sakit Klinik Kota Nomor 52, tempat pasien yang menderita penyakit virus corona (COVID-19) dirawat, di Moskow, Rusia (28/4/2020). ANTARA/REUTERS/Maxim Shemetov/aa.
Moskow (ANTARA) - Satu orang tewas setelah kebakaran pada Sabtu (9/5) melanda sebuah rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Moskow, menurut otoritas.
Rumah sakit, yang berlokasi di Moskow barat laut, itu ditunjuk oleh otoritas sebagai fasilitas medis untuk merawat pasien virus corona di ibu kota Rusia.
Kementerian kedaruratan, tanpa memberikan informasi lebih lanjut mengatakan kepada kantor berita RIA bahwa api muncul dari salah satu kamar pasien. Kobaran api berhasil dipadamkan, katanya.
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menulis di Twitter bahwa seluruh pasien telah dievakuasi dan akan dipindahkan ke rumah sakit lain.
"Penyebab insiden ini akan terus diselidiki," tulis Sobyanin.
Moskow dan sejumlah kawasan lainnya memberlakukan penguncian sejak akhir Maret guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, yang sejauh ini telah menginfeksi hampir 200.000 orang dan menyebabkan lebih dari 1.800 orang meninggal di Rusia.
Lebih dari setengah kasus dan kematian di Rusia tercatat di Moskow, kota berpenduduk 12.7 juta.
Jumlah kasus COVID-19 di Rusia pekan ini melebihi infeksi di Prancis serta Jerman, dan menjadikannya negara dengan angka tertinggi kelima di dunia.
Sumber: Reuters
Rumah sakit, yang berlokasi di Moskow barat laut, itu ditunjuk oleh otoritas sebagai fasilitas medis untuk merawat pasien virus corona di ibu kota Rusia.
Kementerian kedaruratan, tanpa memberikan informasi lebih lanjut mengatakan kepada kantor berita RIA bahwa api muncul dari salah satu kamar pasien. Kobaran api berhasil dipadamkan, katanya.
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin menulis di Twitter bahwa seluruh pasien telah dievakuasi dan akan dipindahkan ke rumah sakit lain.
"Penyebab insiden ini akan terus diselidiki," tulis Sobyanin.
Moskow dan sejumlah kawasan lainnya memberlakukan penguncian sejak akhir Maret guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, yang sejauh ini telah menginfeksi hampir 200.000 orang dan menyebabkan lebih dari 1.800 orang meninggal di Rusia.
Lebih dari setengah kasus dan kematian di Rusia tercatat di Moskow, kota berpenduduk 12.7 juta.
Jumlah kasus COVID-19 di Rusia pekan ini melebihi infeksi di Prancis serta Jerman, dan menjadikannya negara dengan angka tertinggi kelima di dunia.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Bukittinggi dorong pemahaman peserta terkait Alur Rujukan Berjenjang
07 November 2025 11:49 WIB
Bukittinggi perkuat layanan kesehatan dengan pembinaan jejaring rujukan PONEK
15 September 2023 14:58 WIB, 2023
RSUD Solok Selatan dan RSUD Arosuka kerja sama tekan rujukan ke rumah sakit lain
20 January 2023 15:35 WIB, 2023