Pesan dokter kulit saat #dirumahaja
Sabtu, 11 April 2020 8:03 WIB
Ilustrasi mencuci wajah (Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Kulit, Eddy Karta mengatakan slogan #dirumahaja saat pandemi corona seperti belakangan waktu ini terkadang membuat orang abai dengan perawatan kulit, khususnya wajah.
Menurut dia, berkurangnya kegiatan rutin yang membuat kondisi wajah tidak banyak bersentuhan dengan sinar matahari, debu dan polusi kadang membuat lalai untuk membersihkan wajah pada waktunya.
“Kegiatan di rumah saja untuk daerah tropis tetap harus diimbangi dengan mencuci wajah secara teratur," kata dia dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu.
Kegiatan di rumah saja kadang membuat pola tidur juga berubah yang pada sebagian malah tidur larut. Hal ini membuat kulit tidak beregenerasi dengan optimal. Belum lagi dehidrasi dapat membuat wajah berminyak dan selanjutnya membuat wajah tidak segar.
Eddy mengatakan, momen di rumah saja sebenarnya bisa menjadi kesempatan baik untuk perhatian lebih pada diri sendiri salah satunya dengan merawat wajah.
Anda bisa mulai dengan penggunaan pembersih wajah untuk menjaga kelembaban kulit sekaligus meningkatkan kolagen kulit.
Kolagen merupakan protein penting dalam tubuh. Namun seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh akan menurun sehingga menyebabkan kulit menjadi kurang elastis dan muncul garis-garis halus atau keriput. Selain itu sejumlah kondisi dapat memperparah produksi kolagen, seperti pola makan, stress, dan pola tidur yang tidak teratur.
Saat ini ada beragam produk perawatan kulit yang membantu meningkatkan elastisitas kulit, satunya yang produk facial foam yang menghasilkan whip atau busa.
Tekstur ini diklaim membuat proses membersihkan wajah dapat dilakukan sempurna hingga ke dalam pori-pori, menjadikan wajah bersih, lembap dan terawat. Selain itu, proses mencuci wajah menjadi lebih higienis karena tangan tidak langsung bersentuhan dengan wajah.
Menurut dia, berkurangnya kegiatan rutin yang membuat kondisi wajah tidak banyak bersentuhan dengan sinar matahari, debu dan polusi kadang membuat lalai untuk membersihkan wajah pada waktunya.
“Kegiatan di rumah saja untuk daerah tropis tetap harus diimbangi dengan mencuci wajah secara teratur," kata dia dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu.
Kegiatan di rumah saja kadang membuat pola tidur juga berubah yang pada sebagian malah tidur larut. Hal ini membuat kulit tidak beregenerasi dengan optimal. Belum lagi dehidrasi dapat membuat wajah berminyak dan selanjutnya membuat wajah tidak segar.
Eddy mengatakan, momen di rumah saja sebenarnya bisa menjadi kesempatan baik untuk perhatian lebih pada diri sendiri salah satunya dengan merawat wajah.
Anda bisa mulai dengan penggunaan pembersih wajah untuk menjaga kelembaban kulit sekaligus meningkatkan kolagen kulit.
Kolagen merupakan protein penting dalam tubuh. Namun seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh akan menurun sehingga menyebabkan kulit menjadi kurang elastis dan muncul garis-garis halus atau keriput. Selain itu sejumlah kondisi dapat memperparah produksi kolagen, seperti pola makan, stress, dan pola tidur yang tidak teratur.
Saat ini ada beragam produk perawatan kulit yang membantu meningkatkan elastisitas kulit, satunya yang produk facial foam yang menghasilkan whip atau busa.
Tekstur ini diklaim membuat proses membersihkan wajah dapat dilakukan sempurna hingga ke dalam pori-pori, menjadikan wajah bersih, lembap dan terawat. Selain itu, proses mencuci wajah menjadi lebih higienis karena tangan tidak langsung bersentuhan dengan wajah.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menghadirkan JKN Lebih Dekat, Kader JKN Jadi Wajah BPJS Kesehatan di Lapangan
10 November 2025 16:58 WIB
Kehadiran pusat oleh-oleh khas Danau Maninjau, wajah baru bagi ekonomi Agam
14 September 2025 15:27 WIB
Benahi "wajah kota", Pemkot Padang relokasi PKL di jalan Perintis Kemerdekaan
26 June 2025 13:45 WIB
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung
05 February 2026 12:36 WIB
Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa) : Dari meja bankir jadi pionir edukasi digital Sumatra Barat
19 January 2026 19:01 WIB
Sudah optimal, operasi pencarian satu korban KM Putri Saknah di Labuan Bajo ditutup
09 January 2026 22:51 WIB
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB
Angin kencang bikin tiga penerbangan ke Bandara Juanda dialihkan ke Semarang
08 January 2026 18:36 WIB