Tepis isu reshuffle, Moeldoko: kabinet sedang kerja kencang
Selasa, 25 Februari 2020 19:36 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko saat memberi pengarahan pada acara Apel Kebangsaan dan Pembukaan Susbanpim (Kursus Banser Pimpinan) Angkatan V di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Pasuruan, Jatim, Senin (24-2-2020) sore. ANTARA/Humas
Jakarta (ANTARA) - Menghadapi isu reshuffle kabinet, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko justru dengan tegas menyebut bahwa saat ini jajaran Kabinet Indonesia Maju sedang bekerja kencang-kencangnya.
“Isu dari mana sih, ah enggak, orang lagi kerja kenceng begini, reshuffle bagaimana,” kata Moeldoko saat dikonfirmasi wartawan terkait dengan isu reshuffle di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa.
Moeldoko hanya tertawa saat dikonfirmasi terkait dengan pertemuan Presiden Joko Widodo dan para influencer atau buzzer di Istana Bogor pekan lalu.
Ketika itu salah seorang buzzer pendukung Jokowi, Dede Budhyarto, mencuit di Twitter tentang isu reshuffle bagi menteri yang dianggap tidak mampu kerja.
Dari Dede jugalah isu reshuffle kabinet pertama kali dengungkan, yakni pada hari Jumat (21-2-2020). Dede membeberkan hasil pertemuan para pendukung dengan Jokowi.
Moeldoko mengaku belum tahu soal pertemuan itu dan tak pernah diajak bicara secara khusus oleh Presiden untuk membahas soal perombakan kabinet.
“Enggak. Semua masih konsentrasi kerja, apalagi ngadepin banyak isu,” katanya.
Terkait dengan evaluasi kerja, Moeldoko berpendapat bahwa hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.
“Ya, itu 'kan hak beliau untuk selalu melihat perkembangan kementerian. Apakah kebijakan-kebihakan ter-deliver dengan baik atau tidak. Beliau pasti punya catatan, biasa itu,” katanya.
“Isu dari mana sih, ah enggak, orang lagi kerja kenceng begini, reshuffle bagaimana,” kata Moeldoko saat dikonfirmasi wartawan terkait dengan isu reshuffle di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa.
Moeldoko hanya tertawa saat dikonfirmasi terkait dengan pertemuan Presiden Joko Widodo dan para influencer atau buzzer di Istana Bogor pekan lalu.
Ketika itu salah seorang buzzer pendukung Jokowi, Dede Budhyarto, mencuit di Twitter tentang isu reshuffle bagi menteri yang dianggap tidak mampu kerja.
Dari Dede jugalah isu reshuffle kabinet pertama kali dengungkan, yakni pada hari Jumat (21-2-2020). Dede membeberkan hasil pertemuan para pendukung dengan Jokowi.
Moeldoko mengaku belum tahu soal pertemuan itu dan tak pernah diajak bicara secara khusus oleh Presiden untuk membahas soal perombakan kabinet.
“Enggak. Semua masih konsentrasi kerja, apalagi ngadepin banyak isu,” katanya.
Terkait dengan evaluasi kerja, Moeldoko berpendapat bahwa hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.
“Ya, itu 'kan hak beliau untuk selalu melihat perkembangan kementerian. Apakah kebijakan-kebihakan ter-deliver dengan baik atau tidak. Beliau pasti punya catatan, biasa itu,” katanya.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Moeldoko: Tapera merespons persoalan "backlog" 9,9 juta penduduk Indonesia
31 May 2024 16:05 WIB, 2024
Presiden sudah siapkan landasan untuk RI agar dapat melompat jadi negara besar
09 March 2023 10:23 WIB, 2023