IPB peringkat pertama dunia untuk artikel ilmiah hasil penelitian sawit
Kamis, 13 Februari 2020 12:28 WIB
Perkebunan kelapa sawit adalah salah satu sektor yang diharapkan berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat, diantaranya melalui program CSR. ANTARA/HO-Aspri
Jakarta, (ANTARA) - Institut Pertanian Bogor (IPB) menduduki peringkat pertama dunia untuk hasil penelitian sawit dalam jumlah total artikel ilmiah internasional terbanyak berdasarkan analisis Elsevier Research Intelligent Singapura pada 2020.
"Integrasi hulu hilir sawit berbasis riset sangat penting dilakukan untuk menjamin keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia yang merupakan penyumbang devisa signifikan," kata Rektor IPB, Prof Dr Arif Satria, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis.
IPB University menduduki peringkat pertama dunia dengan jumlah total sebanyak 69 artikel ilmiah, disusul di University of Goettingen (UGOE) Jerman sebanyak 42 artikel, Universiti Putra Malaysia (UPM) sebanyak 35, Universiti Malaysia Sabah (UMS) sebanyak 26 dan Center for International Forestry Research (CIFOR) sebanyak 24 artikel.
Saat ini, IPB juga bekerja sama dengan University of Goettingen dan CIFOR melalui berbagai proyek kerja sama riset seperti OPAL, GCRF-Trade Hub, CRC990-EFForTS dan lain-lain.
Penelitian-penelitian terkait sawit yang dihasilkan oleh IPB ada berkat dukungan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa sawit, perusahaan swasta serta sumber lainnya juga berkontribusi penting dalam mendorong produktivitas riset sawit.
Hilirisasi sawit kini menjadi fokus penelitian IPB, menurut rilis itu, dengan inovasi seperti surfaktan substitusi impor untuk mendukung teknologi EOR (enhanced oil recovery) sumur minyak tua.
"Terkait capaian tersebut akan terus mendorong upaya peningkatan kualitas riset sawit di Indonesia melalui pendekatan interdisiplin maupun transdisiplin sehingga dampaknya dirasakan penerima manfaat secara berkelanjutan," kata rektor IPB. (*)
"Integrasi hulu hilir sawit berbasis riset sangat penting dilakukan untuk menjamin keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia yang merupakan penyumbang devisa signifikan," kata Rektor IPB, Prof Dr Arif Satria, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis.
IPB University menduduki peringkat pertama dunia dengan jumlah total sebanyak 69 artikel ilmiah, disusul di University of Goettingen (UGOE) Jerman sebanyak 42 artikel, Universiti Putra Malaysia (UPM) sebanyak 35, Universiti Malaysia Sabah (UMS) sebanyak 26 dan Center for International Forestry Research (CIFOR) sebanyak 24 artikel.
Saat ini, IPB juga bekerja sama dengan University of Goettingen dan CIFOR melalui berbagai proyek kerja sama riset seperti OPAL, GCRF-Trade Hub, CRC990-EFForTS dan lain-lain.
Penelitian-penelitian terkait sawit yang dihasilkan oleh IPB ada berkat dukungan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa sawit, perusahaan swasta serta sumber lainnya juga berkontribusi penting dalam mendorong produktivitas riset sawit.
Hilirisasi sawit kini menjadi fokus penelitian IPB, menurut rilis itu, dengan inovasi seperti surfaktan substitusi impor untuk mendukung teknologi EOR (enhanced oil recovery) sumur minyak tua.
"Terkait capaian tersebut akan terus mendorong upaya peningkatan kualitas riset sawit di Indonesia melalui pendekatan interdisiplin maupun transdisiplin sehingga dampaknya dirasakan penerima manfaat secara berkelanjutan," kata rektor IPB. (*)
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sawah Pariaman jadi lokasi penelitian teknologi efisiensi penggunaan air kerjasama Jepang-Unand
22 April 2026 17:08 WIB
Unand-Polandia pastikan kelanjutan kerja sama geofisika dan atmosfer
11 February 2025 15:07 WIB, 2025
Unand-Polandia libatkan mahasiswa untuk penelitian geofisika-atmosfer
23 November 2024 13:52 WIB, 2024
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
Beri kuliah umum di Unsoed, Dirut ANTARA ajak mahasiswa perkuat literasi media
08 May 2026 20:12 WIB
ISI Padangpanjang buktikan kesiapan, UTBK-SNBT 2026 berjalan aman, nyaman dan profesional
24 April 2026 16:40 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah gelar Focus Group Discussion revisi visi dan misi
20 April 2026 12:01 WIB
Guru besar UIN Raden Fattah: STAI Ar Risalah miliki strategi jitu hadapi globalisasi
17 April 2026 14:15 WIB
Polda Sumatera Barat - Universitas Bung Hatta jalin kerja sama bidang pendidikan
07 March 2026 13:57 WIB