Painan (ANTARA) - Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni, menargetkan pembangunan jalan ruas Pasar Baru ke Alahan Panjang, Kabupaten Solok, tuntas 2021.
"Tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran Rp12 miliar dan dilanjutkan pada 2020 sebesar Rp 70 miliar melalui APBN," kata Hendrajoni di Painan belum lama ini.
Dirinya mengakui bahwa pembangunan ruas jalan tersebut terkesan agak lambat, sehingga ia pada sebuah kesempatan menyampaikannya langsung ke presiden agar pembangunanya diambil alih oleh pusat.
"Alhamdulillah permintaan itu terkabul, sehingga 2020 pemerintah pusat mengalokasikan lanjutan pembangunan yang masih terbengkalai Rp70 miliar," katanya.
Ia menjelaskan jalan yang menghubungkan dua daerah kabupaten itu memiliki panjang 49 kilometer.
"Dengan diambil alih oleh pusat, saya optimistis jalan akan tuntas pada 2021," ungkapnya.
Menurutnya, selain bisa menjadi jalur alternatif keberadaan ruas jalan itu juga akan memberikan dampak ekonomi bagi dua daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pesisir Selatan, Era Sukma Munaf mengatakan untuk menuntaskan jalan Bayang-Alahan Panjang dibutuhkan anggaran Rp477 miliar.
"Anggaran sebesar Rp 477 miliar digunakan untuk membangun fisik jalan Rp332 miliar, dan sisanya sebesar Rp 45 miliar untuk pembangunan jembatan," sebutnya.
Hendrajoni targetkan jalan Pasar Baru-Alahan Panjang tuntas 2021
Rabu, 18 Desember 2019 14:59 WIB
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. (ANTARA / ist)
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Respon keluhan warga, Bupati Dharmasraya perbaiki jalan amblas di Kurnia Selatan
03 May 2026 11:41 WIB
Percepat perbaikan jalan nasional, Bupati Dharmasraya perkuat koordinasi dengan BPJN Sumbar
28 April 2026 13:25 WIB
Kolaborasi warga dan PT Semen Padang, Jalan Baringin--Tarantangterus dibenahi
28 April 2026 4:47 WIB
Padang Pariaman kembali perbaiki akses jalan guna pulihkan ekonomi masyarakat pascabencana
23 April 2026 17:35 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Senin (04/05/2026) ini turun tipis Rp1.000 menjadi Rp2,795 juta/gr
04 May 2026 9:19 WIB