Aktor David Chalik daftarkan diri maju Pilkada Bukittinggi
Rabu, 6 November 2019 13:25 WIB
David Chalik saat mendatangi DPC Gerindra Bukittinggi untuk mendaftarkan diri dalam Pilkada di daerah setempat. (ANTARA/ Ira Febrianti)
Bukittinggi (ANTARA) - Aktor dan presenter televisi David Chalik mendaftarkan dirinya ke Partai Gerindra untuk maju sebagai bakal calon wali kota Bukittinggi, Sumatera Barat dalam Pilkada 2020.
"Perlu waktu cukup lama sejak Agustus 2019 dan diskusi bersama keluarga untuk memutuskan maju dalam Pilkada di Bukittinggi," katanya di Bukittinggi, Rabu.
Artis yang kini berbisnis sepatu itu mendatangi DPC Gerindra Bukittinggi pada Rabu(6/11) siang untuk mengambil administrasi yang harus dilengkapi.
Sebelum memutuskan maju, ia sebelumnya telah mencoba mempelajari bagaimana kondisi Bukittinggi seperti di bidang pariwisata, ekonomi dan lainnya.
Dunia bisnis yang kini digelutinya, menurutnya juga banyak memberinya pelajaran mengenai konsistensi dan semangat melakukan perbaikan karena pernah berulang kali bertemu kegagalan.
Berkaitan banyaknya artis yang terjun ke dunia politik, ia menilai siapapun yang terlibat di profesi itu memiliki potensinya masing-masing dan memiliki hak sama dalam berpolitik.
"Jika nanti dipercaya oleh warga Bukittinggi, kegiatan di dunia hiburan harus total ditinggalkan karena menjadi kepala daerah tidak bisa dijalankan secara paruh waktu. Selama ini fokus ke bisnis namun tetap main jika rindu," terangnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bukittinggi Ismunandi Sofyan mengatakan hingga Rabu(6/11) sudah tiga orang yang mendaftar untuk bakal calon kepala daerah Bukittinggi.
"Hingga Jumat(8/11) masih ada dua orang lagi yang dijadwalkan akan mendaftarkan diri. Pendaftaran masih dibuka hingga 15 November 2019," katanya.
Ia menerangkan di DPC, pihaknya hanya menampung dan merangkum administrasi bakal calon yang mendaftar, selanjutnya diserahkan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang kemudian melihat pandangan masyarakat terhadap para bakal calon.
Setelah mengetahui pandangan masyarakat, selanjutnya dirangking lalu diserahkan pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang kemudian mewawancarai setiap bakal calon.
"Setelah itu baru terbit rekomendasi," katanya.
Terkait pendaftaran bakal calon kepala daerah, ia mengatakan Gerindra mencari sosok putra daerah yang berwawasan luas dan mau berkomitmen bersama partai politik tersebut untuk membangun Bukittinggi.
"Sosok yang kami cari dan percayakan membangun Bukittinggi juga seorang wirausahawan, bukan sekadar pedagang yang berpikir untung dan rugi saja. Salah satu yang coba kami bangun komunikasi adalah David Chalik tersebut," katanya.
"Perlu waktu cukup lama sejak Agustus 2019 dan diskusi bersama keluarga untuk memutuskan maju dalam Pilkada di Bukittinggi," katanya di Bukittinggi, Rabu.
Artis yang kini berbisnis sepatu itu mendatangi DPC Gerindra Bukittinggi pada Rabu(6/11) siang untuk mengambil administrasi yang harus dilengkapi.
Sebelum memutuskan maju, ia sebelumnya telah mencoba mempelajari bagaimana kondisi Bukittinggi seperti di bidang pariwisata, ekonomi dan lainnya.
Dunia bisnis yang kini digelutinya, menurutnya juga banyak memberinya pelajaran mengenai konsistensi dan semangat melakukan perbaikan karena pernah berulang kali bertemu kegagalan.
Berkaitan banyaknya artis yang terjun ke dunia politik, ia menilai siapapun yang terlibat di profesi itu memiliki potensinya masing-masing dan memiliki hak sama dalam berpolitik.
"Jika nanti dipercaya oleh warga Bukittinggi, kegiatan di dunia hiburan harus total ditinggalkan karena menjadi kepala daerah tidak bisa dijalankan secara paruh waktu. Selama ini fokus ke bisnis namun tetap main jika rindu," terangnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bukittinggi Ismunandi Sofyan mengatakan hingga Rabu(6/11) sudah tiga orang yang mendaftar untuk bakal calon kepala daerah Bukittinggi.
"Hingga Jumat(8/11) masih ada dua orang lagi yang dijadwalkan akan mendaftarkan diri. Pendaftaran masih dibuka hingga 15 November 2019," katanya.
Ia menerangkan di DPC, pihaknya hanya menampung dan merangkum administrasi bakal calon yang mendaftar, selanjutnya diserahkan kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang kemudian melihat pandangan masyarakat terhadap para bakal calon.
Setelah mengetahui pandangan masyarakat, selanjutnya dirangking lalu diserahkan pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang kemudian mewawancarai setiap bakal calon.
"Setelah itu baru terbit rekomendasi," katanya.
Terkait pendaftaran bakal calon kepala daerah, ia mengatakan Gerindra mencari sosok putra daerah yang berwawasan luas dan mau berkomitmen bersama partai politik tersebut untuk membangun Bukittinggi.
"Sosok yang kami cari dan percayakan membangun Bukittinggi juga seorang wirausahawan, bukan sekadar pedagang yang berpikir untung dan rugi saja. Salah satu yang coba kami bangun komunikasi adalah David Chalik tersebut," katanya.
Pewarta : Ira Febrianti
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sinergi Penyalaan Serentak LUTD, PLN UID Sumbar Berbagi Cahaya di Bulan Ramadhan Bersama Kajati Sumbar
05 March 2026 20:23 WIB
Dibuka Wako Fadly Amran, 1.100 masjid serentak mulai Pesantren Ramadhan di Padang
23 February 2026 13:51 WIB
Polres Pessel gelar Rakor lintas sektoral untuk persiapan Pilwana Serentak 2025
03 December 2025 16:29 WIB
Musyawarah daerah serentak Salimah Sumatera Barat 2025 : Mengokohkan kepemimpinan, menyatukan gerak
30 November 2025 19:27 WIB
Terpopuler - Fokus Pilkada
Lihat Juga
Pemkab Pasaman Barat tegaskan pelaksanaan pemilihan wali nagari secara e-voting
18 November 2025 19:02 WIB
Kenapa 27 Agustus 2025, jadi hari libur bagi ASN dan Non ASN Pangkalpinang dan Bangka?
27 August 2025 9:30 WIB
Meski kalah PSU, pasangan Nanik-Suyatni unggul tipis dari total suara Pilkada Magetan
23 March 2025 6:42 WIB