Dua warung satu rumah terbakar, kerugian mencapai Rp400 juta
Sabtu, 26 Oktober 2019 10:04 WIB
Api sedang menyalar tiga bangunan di Tanjung Alam, Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampekangkek, Kabupaten Agam, Sabtu (26/10). (Dok Satpol PP Damkar Agam)
Lubukbasung, (ANTARA) - Dua warung dan satu rumah di Tanjung Alam, Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampekangkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat terbakar pada Sabtu sekitar pukul 03.30 WIB. Korban mengalami kerugian Rp400 juta.
Kepala Satpol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan dua warung itu milik Armansyah (70) dan Tomi Irvanda (25). Sedangkan satu rumah itu milik Ridwan (55).
"Korban mengalami kerugian sekitar Rp400 juta," katanya.
Ia mengatakan, Satpol PP Damkar Agam mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Pemadaman api juga melibatkan mobil Damkar Kota Bukittinggi satu unit, mobil Damkar Kota Payakumbuh satu unit dan mobil Damkar Kota Padang Panjang.
"Api dapat dipadamkan oleh delapan unit Damkar itu dan penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian," katanya.
Dengan kejadian itu, Kurniawan mengimbau warga agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran dengan cara memadamkan api kompor saat meninggalkan rumah.
Selain itu, menjauhkan bahan mudah terbakar dengan api, mengganti jaringan listrik yang sudah berusia diatas 15 tahun ke atas.
Jaringan listrik yang sudah tua itu, tambahnya, sangat beresiko kebakaran karena bisa mengakibatkan arus pendek.
"Ini harus dilakukan agar warga tidak menjadi korban kebakaran," katanya. (*)
Kepala Satpol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan dua warung itu milik Armansyah (70) dan Tomi Irvanda (25). Sedangkan satu rumah itu milik Ridwan (55).
"Korban mengalami kerugian sekitar Rp400 juta," katanya.
Ia mengatakan, Satpol PP Damkar Agam mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Pemadaman api juga melibatkan mobil Damkar Kota Bukittinggi satu unit, mobil Damkar Kota Payakumbuh satu unit dan mobil Damkar Kota Padang Panjang.
"Api dapat dipadamkan oleh delapan unit Damkar itu dan penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian," katanya.
Dengan kejadian itu, Kurniawan mengimbau warga agar selalu waspada terhadap bahaya kebakaran dengan cara memadamkan api kompor saat meninggalkan rumah.
Selain itu, menjauhkan bahan mudah terbakar dengan api, mengganti jaringan listrik yang sudah berusia diatas 15 tahun ke atas.
Jaringan listrik yang sudah tua itu, tambahnya, sangat beresiko kebakaran karena bisa mengakibatkan arus pendek.
"Ini harus dilakukan agar warga tidak menjadi korban kebakaran," katanya. (*)
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Klasemen BRI Super Legue pekan ke-21, Sabtu (14/2/2026), edisi tuan rumah kalah
14 February 2026 21:28 WIB
Pasaman Barat peroleh bantuan perbaikan 52 unit rumah rusak akibat bencana
13 February 2026 20:28 WIB
Pemerintah pusat bantu perbaikan tiga rumah di Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi
13 February 2026 18:22 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB