Demo mahasiswa di DPRD Sumbar, Polresta Padang siap amankan
Rabu, 25 September 2019 11:33 WIB
Ratusan polisi mengamankan demonstrasi mahasiswa di gedung DPRD Sumbar, Rabu (25/9). (ANTARA/Mario S Nasution)
Padang (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Padang mengerahkan 350 personel untuk mengawal jalannya aksi demo di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), ditambah dengan personel siaga dari Polda sebanyak 300 orang.
"Personel yang dikerahkan hari ini sebanyak 350 dari Polresta, dan dari Polda Sumbar sebanyak 300 personel," kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, di Padang, Rabu.
Jumlah tersebut untuk sementara dinilai cukup untuk mengawal aksi yang akan dilakukan mahasiswa.
"Jika nanti kondisi di lapangan membutuhkan tambahan personel, maka akan ditambah," katanya.
Pihak kepolisian juga telah mengatur serta menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demo.
"Jika nanti terjadi kemacetan, akan ada penutupan arus," katanya.
Saat ditanyai tentang instruksi, ia mengatakan fokus pihaknya memastikan demo berjalan aman, lancar, dan damai.
"Ini adalah kegiatan yang dilindungi undang-undang, jangan sampai terjadi peristiwa yang melanggar undang-undang," katanya.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, petugas kepolisian sudah melakukan apel di halaman kantor DPRD Sumbar.
Dalam pengarahan disebutkan kalau polisi tidak boleh menggunakan senjata api serta peluru tajam.
Pada pukul 10.20 WIB, massa yang menurut informasi awal berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumbar mulai berdatangan ke kantor DPRD provinsi.
"Personel yang dikerahkan hari ini sebanyak 350 dari Polresta, dan dari Polda Sumbar sebanyak 300 personel," kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, di Padang, Rabu.
Jumlah tersebut untuk sementara dinilai cukup untuk mengawal aksi yang akan dilakukan mahasiswa.
"Jika nanti kondisi di lapangan membutuhkan tambahan personel, maka akan ditambah," katanya.
Pihak kepolisian juga telah mengatur serta menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi demo.
"Jika nanti terjadi kemacetan, akan ada penutupan arus," katanya.
Saat ditanyai tentang instruksi, ia mengatakan fokus pihaknya memastikan demo berjalan aman, lancar, dan damai.
"Ini adalah kegiatan yang dilindungi undang-undang, jangan sampai terjadi peristiwa yang melanggar undang-undang," katanya.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB, petugas kepolisian sudah melakukan apel di halaman kantor DPRD Sumbar.
Dalam pengarahan disebutkan kalau polisi tidak boleh menggunakan senjata api serta peluru tajam.
Pada pukul 10.20 WIB, massa yang menurut informasi awal berasal dari berbagai perguruan tinggi di Sumbar mulai berdatangan ke kantor DPRD provinsi.
Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dosen dan mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan UNP praktek kerja lapangan ke Malaysia
18 April 2026 13:59 WIB
Mahasiswa UNP bantu pemulihan pendidikan dan psikososial masyarakat pascabencanca di Tanah Datar
14 April 2026 14:38 WIB
Bahas rencana KKN Mahasiswa, Wawako Maigus Nasir sambut LPPM UIN Imam Bonjol
10 April 2026 19:55 WIB
Berikan kuliah umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron bangun kesadaran mahasiswa tentang nilai ekonomi tanah
08 April 2026 15:00 WIB
UNP wisuda 1.679 lulusan, Rektor ingatkan mahasiswa beradaptasi dengan perubahan
05 April 2026 18:16 WIB