Bamako, (ANTARA) - Sebuah bom meledak di bawah bus penumpang yang sedang melaju di kawasan Mopti di Mali tengah yang dilanda kekerasan pada Selasa, menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 24 orang lainnya, menurut menteri keamanan.
Kendaraan itu melindas ranjau darat ketika membawa 60 penumpang melintasi sebuah daerah, lokasi milisi etnik kerap membunuh warga sipil dari kelompok musuhnya dan kelompok garis keras yang juga masih beroperasi.
"Kami mendapati 14 orang meninggal dan 24 lainnya terluka, termasuk tujuh orang dalam kondisi kritis," kata Salif Traore, tanpa memberikan informasi lebih lanjut mengenai serangan atau dalang di balik serangan tersebut.
Kawasan perbatasan terpencil di mana Burkina Faso, Mali dan Niger bertemu menjadi surga bagi para milisi, yang kerap melancarkan serangan mematikan terhadap pasukan PBB, Mali dan juga internasional. Penggunaan bom rakitan (IED) hal yang biasa.
Seseorang yang berada di lokasi kejadian menceritakan kepada Reuters bahwa saudara dan keponakannya berada di bus tersebut dan mereka meninggal akibat ledakan.
"Militer sedang berupaya mengevakuasi jasad dari kolong bus," kata dia, yang berbicara melalui telepon tanpa menyebutkan identitasnya. (*)
Bom meledak terlindas bus penumpang, 14 orang tewas
Rabu, 4 September 2019 10:15 WIB
Ilustrasi (Antaranews/)
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MangiSort UNP Lolos Pendanaan PKM-KC 2025: Inovasi Sortir Buah Manggis Rakitan Mahasiswa
27 July 2025 7:47 WIB
Perwira polisi tewas ditembak dengan senjata rakitan, bagian pelipis kiri tembus ke kanan
21 March 2022 14:05 WIB, 2022
Presiden Jokowi resmikan mobil listrik rakitan Indonesia, PLN siap mendukung infrastruktur dan pasokan listrik
17 March 2022 14:14 WIB, 2022
Pasca warga tertembak gobok, Polres Solok Selatan akan sweeping senjata api rakitan
28 December 2021 10:19 WIB, 2021
Polisi amankan tiga senjata api rakitan disembunyikan di semak-semak di Dharmasraya (Video)
29 September 2021 11:04 WIB, 2021
Densus 88 Antiteror Amankan Bahan Peledak Dan Bom Rakiitan Di Rumah Terduga Teroris
29 March 2021 19:06 WIB, 2021
ISIS akui bertanggung jawab serangan Jeddah, sembunyikan bom rakitan di pemakaman
13 November 2020 8:02 WIB, 2020