Pemimpin oposisi Rusia dipulangkan dari rumah sakit setelah diduga diracun
Selasa, 30 Juli 2019 6:37 WIB
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalnya telah dipulangkan dari satu rumah sakit Moskow pada Senin (29/7), tempat ia dirawat karena masalah kesehatan karena dugaan ia telah diracuni. (Antara)
Moskow, (ANTARA) - Pemimpin oposisi Rusia Navalny telah dipulangkan dari rumah sakit di bawah penjagaan ke penjara, kata dokternya, Anastasia Vasilyeva.
Secara terpisah, pengacara Navalny, Olga Mikhailova, mengatakan kepada para wartawan di depan rumah sakit bahwa kliennya diracun dengan suatu zat kimia yang tak diketahui jenisnya.
Teori soal peracunan itu dimunculkan oleh Vasilyeva sehari sebelumnya
Navalny (43 tahun) diangkut ke rumah sakit dari penjara pada Minggu (28/7) karena, seperti yang disampaikan juru bicaranya, dan memperlihatkan tanda-tanda alergi akut. Wajah Navalny dikabarkan bengkak dan kulitnya memerah. (*)
Secara terpisah, pengacara Navalny, Olga Mikhailova, mengatakan kepada para wartawan di depan rumah sakit bahwa kliennya diracun dengan suatu zat kimia yang tak diketahui jenisnya.
Teori soal peracunan itu dimunculkan oleh Vasilyeva sehari sebelumnya
Navalny (43 tahun) diangkut ke rumah sakit dari penjara pada Minggu (28/7) karena, seperti yang disampaikan juru bicaranya, dan memperlihatkan tanda-tanda alergi akut. Wajah Navalny dikabarkan bengkak dan kulitnya memerah. (*)
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Han Dong-hoon, Ketua partai berkuasa Korea Selatan, mengundurkan diri
16 December 2024 13:43 WIB, 2024
Partai oposisi Korsel sebut pemakzulan Yoon sebagai kemenangan rakyat
14 December 2024 18:50 WIB, 2024
Pemimpin oposisi Kamboja divonis 27 tahun penjara karena tuduhan pengkhianatan
03 March 2023 13:52 WIB, 2023
Oposisi Israel umumkan pemerintahan baru, siap gulingkan Perdana Menteri Netanyahu
03 June 2021 10:13 WIB, 2021
Tokoh partai pendukung Tun Mahathir bertemu oposisi, ini yang dibahas
24 February 2020 6:19 WIB, 2020