Parpol koalisi Prabowo-Sandi bentuk forum komunikasi
Jumat, 28 Juni 2019 20:15 WIB
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno memberikan keterangan pers terkait putusan MK tentang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis (27/6/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww. (ANTARA/Sigid Kurniawan)
Jakarta (ANTARA) - Partai politik yang sebelumnya bergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur, sepakat membentuk forum komunikasi informal untuk menjaga suasana kekeluargaan antar-partai tetap terjaga.
"Kami sepakati harus memelihara komunikasi dalam semua forum meskipun informal yaitu kaukus yang menjadi forum komunikasi parpol yang pernah mengusung dan mendukung pasangan Prabowo-Sandi," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan langkah tersebut diambil karena merasa langkah perjuangan akan terus dilakukan pada masa-masa mendatang.
Menurut Muzani, Prabowo berpandangan bahwa kerja sama yang telah dibangun bisa dilakukan di parlemen dan dalam forum politik lainnya yang dimungkinkan bersatu dalam sebuah kepentingan bersama.
Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno mengatakan meskipun tugas bersama dalam koalisi sudah selesai namun komunikasi akan terus jalin dalam sebuah kaukus yang telah disepakati.
"Meskipun informal namun efektif untuk usung agenda politik kedepan karena ada Pilkada serentak, parlemen yang butuh soliditas dan kebersamaan," ujarnya.
Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan setuju dibentuknya forum komunikasi tersebut karena didasari keinginan kuat untuk terus membangun kebersamaan.
Dia menilai membentuk oposisi yang konstruktif tidak kalah mulia dan terhormat dengan pilihan lain.
"Ada pikiran yang berkembang manakala ini semua terjadi dan perkembangan berikutnya ada pemikiran membentuk dan terbangun kekuatan oposisi konstruktif secara alamiah," katanya.
"Kami sepakati harus memelihara komunikasi dalam semua forum meskipun informal yaitu kaukus yang menjadi forum komunikasi parpol yang pernah mengusung dan mendukung pasangan Prabowo-Sandi," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan langkah tersebut diambil karena merasa langkah perjuangan akan terus dilakukan pada masa-masa mendatang.
Menurut Muzani, Prabowo berpandangan bahwa kerja sama yang telah dibangun bisa dilakukan di parlemen dan dalam forum politik lainnya yang dimungkinkan bersatu dalam sebuah kepentingan bersama.
Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno mengatakan meskipun tugas bersama dalam koalisi sudah selesai namun komunikasi akan terus jalin dalam sebuah kaukus yang telah disepakati.
"Meskipun informal namun efektif untuk usung agenda politik kedepan karena ada Pilkada serentak, parlemen yang butuh soliditas dan kebersamaan," ujarnya.
Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan setuju dibentuknya forum komunikasi tersebut karena didasari keinginan kuat untuk terus membangun kebersamaan.
Dia menilai membentuk oposisi yang konstruktif tidak kalah mulia dan terhormat dengan pilihan lain.
"Ada pikiran yang berkembang manakala ini semua terjadi dan perkembangan berikutnya ada pemikiran membentuk dan terbangun kekuatan oposisi konstruktif secara alamiah," katanya.
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Solok Selatan gandeng BSSN tingkatkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
27 October 2022 17:59 WIB, 2022
Dukung pemulihan ekonomi, KODIM 0310/SSD salurkan bantuan Rp1,2 miliar ke pedagang
18 May 2022 13:48 WIB, 2022
Wujudkan kehidupan harmonis, Dandim 0310 resmikan Nagari Sungai Dareh jadi kampung pancasila
15 March 2022 12:59 WIB, 2022
Dukung rencana kudeta, DPD Partai Demokrat Sulteng tegaskan kader membelot dipecat
04 February 2021 6:19 WIB, 2021
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB