Korban tewas bom Sri Lanka bertambah jadi 290 orang
Senin, 22 April 2019 11:53 WIB
Kerabat korban ledakan di St. Anthony's Shrine, gereja Kochchikade, menangis histeris di depan kamar mayat kantor kepolisian di Kolombo, Sri Lanka 21 April 2019. ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte/aww.
Kolombo, (ANTARA) - Jumlah korban tewas dalam serangkaian serangan di sejumlah gereja dan hotel mewah di Sri Lanka meningkat tajam menjadi 290 orang sementara korban luka-luka mencapai sekitar 500 orang, kata kepolisian, Senin.
Sebelumnya pada Minggu (21/4) malam, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 207 orang.
Juru bicara kepolisian, Ruwan Gunasekera, menolak memberikan rincian soal jumlah korban tewas dan luka-luka dari masing-masing tiga gereja dan empat hotel, yang diserang pada Minggu.
Serangan Minggu menjadi kekerasan paling buruk yang dialami Sri Lanka sejak perang saudara penuh darah dan berakhir 10 tahun lalu di negara Asia Selatan itu.
Seorang narasumber di kalangan pemerintahan mengatakan Presiden Maithripala Sirisena, yang sedang berada di luar negeri ketika serangan pada Minggu terjadi, akan menggelar sidang Dewan Keamanan Nasional pada Senin pagi.
Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe akan menghadiri sidang tersebut, kata sang narasumber. (*)
Sebelumnya pada Minggu (21/4) malam, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 207 orang.
Juru bicara kepolisian, Ruwan Gunasekera, menolak memberikan rincian soal jumlah korban tewas dan luka-luka dari masing-masing tiga gereja dan empat hotel, yang diserang pada Minggu.
Serangan Minggu menjadi kekerasan paling buruk yang dialami Sri Lanka sejak perang saudara penuh darah dan berakhir 10 tahun lalu di negara Asia Selatan itu.
Seorang narasumber di kalangan pemerintahan mengatakan Presiden Maithripala Sirisena, yang sedang berada di luar negeri ketika serangan pada Minggu terjadi, akan menggelar sidang Dewan Keamanan Nasional pada Senin pagi.
Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe akan menghadiri sidang tersebut, kata sang narasumber. (*)
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal Minggu: laga perebutan gelar Sri Lanka International Challenge
11 February 2024 5:05 WIB, 2024
Presiden Sri Lanka kabur dari negaranya beberapa jam sebelum mengundurkan diri
13 July 2022 10:54 WIB, 2022
Kiriman kedua bantuan obat dan alkes dari Indonesia telah tiba di Sri Lanka
09 May 2022 10:15 WIB, 2022
Indonesia-Sri Lanka sepakat dorong perundingan perjanjian dagang istimewa
13 February 2022 11:02 WIB, 2022
Perusahaan terdampak COVID-19, 335 pekerja Indonesia direpatriasi dari Sri Lanka, Maladewa
25 April 2020 11:11 WIB, 2020
Pascateror bom, Kedubes Arab Saudi sarankan warganya tinggalkan Sri Lanka
01 May 2019 5:59 WIB, 2019