BMKG sebut gempa Morowali-Banggai mirip Palu
Jumat, 12 April 2019 22:31 WIB
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati (tengah) dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (12/4/2019) soal gempa bumi Kabupaten Morowali dan Kepulauan Banggai. (ANTARA News/ Anom Prihantoro)
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Dwikorita Karnawati mengatakan terdapat kesamaan gempa bumi di Palu dengan yang terjadi di Kabupaten Morowali dan Kepulauan Banggai berkekuatan 6,8 SR (setelah pemutakhiran dari 6,9 SR).
"Ini sama tipenya 'strike slide' (pergerakan mendatar), mirip cuma lokasi berbeda," kata Dwikorita dalam jumpa persnya di Jakarta, Jumat.
Kendati memiliki kesamaan, Dwikorita belum dapat memastikan apakah gempa itu akan semakin kuat sebagaimana di Palu.
BMKG, kata dia, mengamati gempa tersebut selama satu jam sejak gempa terjadi dan belum dideteksi gempa susulan terjadi.
"Kami terus memantau, maka kami tunggu sampai satu jam. Meski tidak ada kenaikan tinggi yang signifikan. Kami tunggu satu jam jaga-jaga apabila ada kemungkinan gempa lebih kuat," kata dia.
Dia mengatakan gempa susulan dalam satu jam sejak gempa terjadi menunjukkan tren semakin turun.
"Sampai saat ini kami belum memastikan apakah ada yang kuat lagi. Semoga tidak ada gempa yang kuat," katanya.
Baca juga: Citra satelit BMKG: gelombang air laut masih normal pasca gempa Banggai
Baca juga: Warga Morowali tetap diminta waspada
Baca juga: BMKG akhiri peringatan dini tsunami gempa Sulteng
"Ini sama tipenya 'strike slide' (pergerakan mendatar), mirip cuma lokasi berbeda," kata Dwikorita dalam jumpa persnya di Jakarta, Jumat.
Kendati memiliki kesamaan, Dwikorita belum dapat memastikan apakah gempa itu akan semakin kuat sebagaimana di Palu.
BMKG, kata dia, mengamati gempa tersebut selama satu jam sejak gempa terjadi dan belum dideteksi gempa susulan terjadi.
"Kami terus memantau, maka kami tunggu sampai satu jam. Meski tidak ada kenaikan tinggi yang signifikan. Kami tunggu satu jam jaga-jaga apabila ada kemungkinan gempa lebih kuat," kata dia.
Dia mengatakan gempa susulan dalam satu jam sejak gempa terjadi menunjukkan tren semakin turun.
"Sampai saat ini kami belum memastikan apakah ada yang kuat lagi. Semoga tidak ada gempa yang kuat," katanya.
Baca juga: Citra satelit BMKG: gelombang air laut masih normal pasca gempa Banggai
Baca juga: Warga Morowali tetap diminta waspada
Baca juga: BMKG akhiri peringatan dini tsunami gempa Sulteng
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemakaman jenazah Bupati Morowali Utara ikuti protokol penanganan COVID-19
03 April 2020 9:25 WIB, 2020
3.000 karyawan perusahaan tambang asal Tiongkok wajib thermal scanner tiap hari
03 March 2020 10:05 WIB, 2020
BMKG keluarkan peringatan waspada tsunami untuk Morowali, masyarakat diminta mengungsi
12 April 2019 19:59 WIB, 2019
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB