LL Dikti dorong PTS buka program studi vokasi
Jumat, 29 Maret 2019 6:27 WIB
Kepala LL Diktik Wilayah X Prof Herri (Antara Sumbar/Istimewa)
Padang (ANTARA) - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) wilayah X mendorong perguruan tinggi swasta membuka program vokasi sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki keterampilan teknis yang siap memasuki dunia kerja setelah lulus.
"Dari semua perguruan tinggi swasta dibawah pengawasan LL Dikti X hanya lima yang politeknik," kata Kepala LL Dikti Wilayah X Prof Herri di Padang, Jumat.
Ia melihat saat ini semua bidang membutuhkan lulusan vokasi mulai dari teknik hingga kesehatan.
"Saya melihat kendala yang dihadapi perguruan tinggi swasta dalam mengembangkan program studi vokasi adalah mahalnya biaya yang harus dikeluarkan," kata dia.
"Karena butuh labor untuk praktek dan dosennya harus praktisi," lanjut dia.
Ia menyampaikan saat ini pemerintah sedang fokus ke program vokasi sehingga pada 2018 ada revitalisasi program vokasi.
Bahkan, lanjut dia, ketika saat ini ada moratorium perguruan tinggi, ketika ada yang mengusulkan politeknik segera direspon oleh pemerintah.
Terkait dengan upaya meningkatkan daya serap lulusan perguruan tinggi swasta di dunia kerja ia mengatakan dulu ada program pembekalan untuk mempersiapkan lulusan bisa diterima di dunia kerja.
Kemudian salah satu yang bisa dilakukan adalah bekerja sama dengan dunia usaha dalam bentuk program magang, kata dia.
Ia mengatakan di Sumbar masih minim serapan lulusan perguruan tinggi karena keterbatasan perusahaan yang membuka lowongan kerja dan juga terjadi ketimpangan kurikulum.
"Saya mendengar lowongan itu ada tapi belum klop dengan kemampuan yang dimiliki lulusan perguruan tinggi sehingga ini perlu menjadi perhatian kampus," kata dia.(*)
"Dari semua perguruan tinggi swasta dibawah pengawasan LL Dikti X hanya lima yang politeknik," kata Kepala LL Dikti Wilayah X Prof Herri di Padang, Jumat.
Ia melihat saat ini semua bidang membutuhkan lulusan vokasi mulai dari teknik hingga kesehatan.
"Saya melihat kendala yang dihadapi perguruan tinggi swasta dalam mengembangkan program studi vokasi adalah mahalnya biaya yang harus dikeluarkan," kata dia.
"Karena butuh labor untuk praktek dan dosennya harus praktisi," lanjut dia.
Ia menyampaikan saat ini pemerintah sedang fokus ke program vokasi sehingga pada 2018 ada revitalisasi program vokasi.
Bahkan, lanjut dia, ketika saat ini ada moratorium perguruan tinggi, ketika ada yang mengusulkan politeknik segera direspon oleh pemerintah.
Terkait dengan upaya meningkatkan daya serap lulusan perguruan tinggi swasta di dunia kerja ia mengatakan dulu ada program pembekalan untuk mempersiapkan lulusan bisa diterima di dunia kerja.
Kemudian salah satu yang bisa dilakukan adalah bekerja sama dengan dunia usaha dalam bentuk program magang, kata dia.
Ia mengatakan di Sumbar masih minim serapan lulusan perguruan tinggi karena keterbatasan perusahaan yang membuka lowongan kerja dan juga terjadi ketimpangan kurikulum.
"Saya mendengar lowongan itu ada tapi belum klop dengan kemampuan yang dimiliki lulusan perguruan tinggi sehingga ini perlu menjadi perhatian kampus," kata dia.(*)
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UNP dorong transformasi pendidikan vokasi lewat Smart Trainer EFI di Agam
26 August 2025 16:08 WIB, 2025
Dirjen Pendidikan Vokasi apresiasi perkembangan UNP di wisuda ke-138, dorong inovasi berkelanjutan
17 March 2025 14:28 WIB, 2025
Konsorsium Perguruan Tinggi di Sumbar kenalkan sistem pendidikan vokasi
23 September 2024 17:19 WIB, 2024
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
UNP Perkuat Ketahanan Gizi dan Ekonomi di daerah bencana lewat Inovasi Olahan Sawo-Alpukat
09 September 2026 11:25 WIB
PGPAUD UNP Luncurkan SMART-KIDS pulihkan pembelajaran pascabanjir di Agam
08 September 2026 16:24 WIB
Tim PPK Ormawa HIMATEKOM Unand kenalkan Inovasi Teknologi Ukur Gizi di Dies Natalis Unand ke-70
31 August 2026 10:57 WIB
Dosen UNP edukasi perlindungan hukum bagi korban kekerasan seksual lewat pengabdian masyarakat
24 August 2026 11:45 WIB
FEB UNP bekali ibu-Ibu Majelis Taklim di Padang pengelolaan keuangan syariah
16 August 2026 13:05 WIB
Unand pharmacy lecturer wins Best Oral Presentation at ICHS 2026, strengthens research collaboration with Universiti Malaya
08 August 2026 17:37 WIB
Klinik Pratama Pondok Unand hadirkan layanan kesehatan lengkap untuk masyarakat Padang
08 August 2026 14:04 WIB
Universitas Andalas Showcases Research on Tropical Estuary Management at International Forum 2026
04 August 2026 10:16 WIB