IPW: proses hukum kasus penembakan ruang DPR
Senin, 15 Oktober 2018 20:02 WIB
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/17)
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan kasus peluru nyasar di ruang kerja dua anggota DPR RI, Wenny Warrouw di lantai 16 dan Bambang Herry Purnama di lantai 13 sebaiknya tidak dibiarkan dan diproses hukum agar tidak terulang.
"IPW berharap kasus penembakan ini segera diproses secara hukum agar kasusnya tidak berulang," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane melalui pesan singkat di Jakarta, Senin.
Aksi penembakan liar di wilayah hukum Polda Metro Jaya, menurut dia, selalu berulang dan pelakunya tidak pernah tertangkap karena diduga dilakukan orang iseng.
Selain itu, melacak pelaku juga selama ini sulit karena di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tidak terdapat cctv.
"Beberapa tahun lalu gedung DPR juga pernah terkena tembakan peluru yang diduga nyasar dari lapangan tembak Senayan, tetapi pelakunya saat itu tidak terungkap," kata Pane.
Dalam penembakan gedung DPR saat ini, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pelakunya dari lapangan tembak Senayan, tetapi motifnya belum diketahui.
Ia berpendapat sudah saatnya lapangan tembak Senayan dipindahkan agar lapangan tembak itu tidak menjadi arena orang iseng untuk menembaki gedung DPR.
Apabila lapangan tembak Senayan tetap dipertahankan, Pane menekankan harus disertai cctv dan pengawasan ketat agar orang-orang yang berlatih menembak tidak berbuat iseng untuk melepaskan tembakan ke Gedung DPR. (*)
"IPW berharap kasus penembakan ini segera diproses secara hukum agar kasusnya tidak berulang," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane melalui pesan singkat di Jakarta, Senin.
Aksi penembakan liar di wilayah hukum Polda Metro Jaya, menurut dia, selalu berulang dan pelakunya tidak pernah tertangkap karena diduga dilakukan orang iseng.
Selain itu, melacak pelaku juga selama ini sulit karena di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tidak terdapat cctv.
"Beberapa tahun lalu gedung DPR juga pernah terkena tembakan peluru yang diduga nyasar dari lapangan tembak Senayan, tetapi pelakunya saat itu tidak terungkap," kata Pane.
Dalam penembakan gedung DPR saat ini, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan pelakunya dari lapangan tembak Senayan, tetapi motifnya belum diketahui.
Ia berpendapat sudah saatnya lapangan tembak Senayan dipindahkan agar lapangan tembak itu tidak menjadi arena orang iseng untuk menembaki gedung DPR.
Apabila lapangan tembak Senayan tetap dipertahankan, Pane menekankan harus disertai cctv dan pengawasan ketat agar orang-orang yang berlatih menembak tidak berbuat iseng untuk melepaskan tembakan ke Gedung DPR. (*)
Pewarta : Dyah Dwi Astuti
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Anggota DPR ingatkan tambang ilegal tidak timbulkan perpecahan aparat
28 November 2024 15:33 WIB, 2024
Komisi III akan ke Sumbar terkait penembakan di Polres Solok Selatan
22 November 2024 13:32 WIB, 2024
Anggota DPR minta Polri usut penembakan anggota Propam secara transparan dan profesional
12 July 2022 12:21 WIB, 2022
Tanggapan Komisi III terkait kasus penembakan jurnalis di Sumatera Utara
21 June 2021 10:04 WIB, 2021
Terduga pelaku penembakan nyasar gedung DPR diperiksa, anggota Perbakin Tangerang Selatan
16 October 2018 13:30 WIB, 2018
Ketua IPW sebut penetapan Hasto sebagai tersangka murni penegakan hukum
25 December 2024 19:06 WIB, 2024
IPW nilai isu setoran dana perlindungan tambang ilegal jatuhkan citra Polri
07 November 2022 10:11 WIB, 2022