Kogasgabpad NTB bergeser ke Palu
Warga korban gempa tsunami Palu mengantre sembako di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (5/10). Memasuki hari ketujuh pascagempa, sejumlah bantuan dari berbagai institusi baik pemerintah maupun relawan mulai dibagikan di sejumlah wilayah terdampak gempa dan tsunami. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/18.
Dengan menggunakan KRI Teluk Lampung-540 dan KRI Teluk Cirebon-543, pergeseran pasukan menuju Pelabuhan Makassar dibagi menjadi dua sorti dari Dermaga Lembar, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin.
Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Lombok Mayjen TNI Madsuni, dalam siaran persnya, di Jakarta, mengatakan, pergeseran pasukan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala adalah untuk membantu percepatan proses pembersihan dampak dari bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.
Selain pasukan dan perlengkapannya, dikirimkan pula bantuan pakaian layak pakai dan 50 buah tandon air kapasitas tampung 500 kg.
"Untuk pembersihan di Lombok sudah hampir selesai dan saat ini sebagian pasukan diperbantukan ke Sulawesi Tengah untuk memperkuat pasukan yang ada di sana. Khusus untuk bantuan pakaian layak pakai dan tandon air yang masih ada digudang, kami alihkan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala yang lebih membutuhkan," kata mantan Danjen Kopassus ini.
Jenderal bintang dua ini menambahkan, pergeseran pasukan ke Kota Palu dan Kabupaten Donggala sorti pertama yaitu KRI Teluk Lampung-540 dan sorti ke dua KRI Teluk Cirebon-543.
Adapun prajurit TNI yang dialihtugaskan, terdiri dari 200 personel Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yonzipur 8/SMG), 13 personel Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka (Yonzikon 13/KE), lima personel Korps Zeni Pasukan Marinir-1 dan dua personel Batalyon Pembekalan dan Angkutan (Yonbekang) 1/Tri Bhakti Yudha Kostrad.
Sedangkan alat berat yang dibawa, antara lain 1 unit dozer D 65 25 ton, 1 dozer D 53, 1 exavator Pc 200, 1 exavator Pc 130, 2 truk NPS, 1 mobil Triton, 1 truk tangki pengangkut air dan 4 motor KLX dinas. (*)
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadi kawasan agrowisata favorit Kota Palu, kebun anggur Duyu bangkit bukti kerja GTRA
28 January 2026 18:00 WIB
Cerita petani anggur Duyu Bangkit: Reforma agraria tak hanya soal tanah, tapi juga kemandirian
12 November 2025 12:27 WIB
Polisi temukan sejumlah obat di TKP tewasnya seorang wartawan di Jakarta Barat
06 April 2025 18:36 WIB
KPU Padang Panjang ketok palu hasil rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2024 (Video)
02 December 2024 18:36 WIB, 2024
Masyarakat Jambak Berkecimpung ambil Ikan larangan usai tokok palu Bupati Sabar AS
29 June 2024 14:44 WIB, 2024
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB