Padang Pariaman gandeng pengembang aplikasi asal Prancis wujudkan Kota Pintar
Selasa, 10 Juli 2018 18:17 WIB
Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat Ali Mukhni (kanan) meneken nota kesepahaman atau MoU dengan Dassault Systemes di Marina Bay Singapore, Senin (10/7). (ANTARA SUMBAR/istimewa)
Parit Malintang, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) menjalin kerja sama dengan perusahaan pengembang aplikasi bertaraf internasional yang berpusat di Prancis untuk mewujudkan sistem Kota Pintar di daerah itu. Kerja sama ini upaya Padang Pariaman menjadi Kota Pintar pertama di Sumbar.
"Kami berupaya agar Padang Pariaman menjadi kabupaten pertama yang menyandang sistem kota pintar di Sumbar," kata Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur di Parit Malintang, Selasa.
Ia mengatakan untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya telah mempersiapkannya baik dengan melaksanakan studi tiru ke sejumlah daerah maupun menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
Ia menyebutkan salah satu kerja sama yang dijalin pihaknya yaitu dengan perusahaan Prancis yang memiliki perwakilan di Singapura, Dassault Systemes.
Dia berharap dengan terjalinnya kerja sama dengan sejumlah pihak maka daerah itu bisa menjadi Kota Pintar sehingga dapat mempermudah kerja aparatur sipil negara dalam melayani masyarakat.
Dengan terwujudnya Kota Pintar di daerah itu maka baik organisasi perangkat daerah (OPD) maupun warga di daerah itu dapat mengakses internet.
Lalu juga tercipta sinergi program masing-masing OPD guna mewujudkan visi dan misi untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, katanya.
"Dan tidak ada lagi ego masing-masing OPD, " ujarnya.
Ia mengatakan penerapan sistem Kota Pintar tersebut semata-mata untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dengan pihak Dassault Systemes di Singapura Senin (9/7) dalam rangka pengembangan platform 3DExeperience, Computer Aided Design, CATIA dan Solusi Manajemen IT. (*)
"Kami berupaya agar Padang Pariaman menjadi kabupaten pertama yang menyandang sistem kota pintar di Sumbar," kata Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur di Parit Malintang, Selasa.
Ia mengatakan untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya telah mempersiapkannya baik dengan melaksanakan studi tiru ke sejumlah daerah maupun menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
Ia menyebutkan salah satu kerja sama yang dijalin pihaknya yaitu dengan perusahaan Prancis yang memiliki perwakilan di Singapura, Dassault Systemes.
Dia berharap dengan terjalinnya kerja sama dengan sejumlah pihak maka daerah itu bisa menjadi Kota Pintar sehingga dapat mempermudah kerja aparatur sipil negara dalam melayani masyarakat.
Dengan terwujudnya Kota Pintar di daerah itu maka baik organisasi perangkat daerah (OPD) maupun warga di daerah itu dapat mengakses internet.
Lalu juga tercipta sinergi program masing-masing OPD guna mewujudkan visi dan misi untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, katanya.
"Dan tidak ada lagi ego masing-masing OPD, " ujarnya.
Ia mengatakan penerapan sistem Kota Pintar tersebut semata-mata untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dengan pihak Dassault Systemes di Singapura Senin (9/7) dalam rangka pengembangan platform 3DExeperience, Computer Aided Design, CATIA dan Solusi Manajemen IT. (*)
Pewarta : Aadiaat M S
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pariaman tampilkan atraksi budaya tradisional dalam Piaman Barayo 2026
26 March 2026 18:09 WIB
44.193 wisatawan kunjungi objek wisata Pariaman dalam empat hari pelaksanaan Piaman Barayo
26 March 2026 8:35 WIB
450 UMKM Padang Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi telah dapat bantuan
17 March 2026 17:58 WIB
Pemkab Padang Pariaman salurkan bantuan usaha untuk 100 UMKM terdampak bencana
17 March 2026 14:39 WIB
Pemkab Padang Pariaman kumpulkan donasi bantu warga alami keterbatasan pendengaran
15 March 2026 12:46 WIB