London, (Antaranews Sumbar) - Iran bisa mengurangi kerja sama dengan badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata Presiden Hassan Rouhani kepada kepala badan tersebut pada Rabu.

         Pada saat yang sama, ia menyalahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas situasi saat ini.

         "Kegiatan nuklir Iran selalu diarahkan untuk tujuan damai, tapi Iran lah yang akan memutuskan soal tingkat kerja sama yang akan diberikannya dengan IAEA," kata kantor berita negara Iran, IRNA, yang mengutip Rouhani setelah presiden Iran itu bertemu dengan kepala IAEA (Badan Energi Atom Internasional), Yukiya Amano.

         "Tanggung jawab atas perubahan tingkat kerja sama Iran dengan IAEA berada di pihak yang menyebabkan situasi menjadi seperti ini," tambahnya.

         Rouhani mengatakan jika Iran tidak terus mendapat keuntungan dari kesepakatan nuklir setelah AS mundur dari kesepakatan tersebut, pihaknya akan membuat keputusan baru. (*)