Tikrit, Irak, (Antaranews Sumbar) - 16 orang tewas dan empat cidera akibat seorang pria tak dikenal yang bersenjata menyerang beberapa rumah di satu kota kecil di Provinsi Salahudin, Irak Tengah, Selasa (1/5), kata satu sumber keamanan provinsi tersebut.


        Serangan itu terjadi pada malam hari, ketika beberapa pria yang bersenjatakan senapan mesin menyerang tiga rumah yang dihuni beberapa keluarga di Desa Ramadan Ke-14 di selatan Kota Kecil Dujail, sekitar 60 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Irak, Baghdad, kata Letnan Kolonel Mohammed Al-Jubouri dari Kepolisian Provinsi Salahudin kepada Xinhua. Serangan bersenjata (pixabay.com)
        Ketiga rumah itu milik tiga putra hakim yang bernama Rahim Al-Marzouq, kata sumber tersebut, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang. Ia menambahkan semua korban adalah anggota ketiga keluarga tersebut dan sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak kecil.


        Pasukan keamanan Irak melancarkan penyelidikan mengenai peristiwa itu, sementara tentara menutup lokasi kejadian dan memulai pencarian di daerah tersebut untuk menemukan para penyerang, kata Al-Jubouri.


        Provinsi Salahudin, yang kebanyakan warganya adalah pengikut Sunni, telah menjadi ajang serangan besar oleh pasukan keamanan Irak dan satuan sekutunya Hashd Shaabi untuk mengusir petempur IS dari kota besar dan kecil utama di provinsi itu, termasuk Ibu Kotanya, Tikrit, sekitar 170 kilometer di sebelah utara Baghdad.


        Pada 9 Desember 2017, Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi secara resmi mengumumkan pembebasan penuh Irak dari anggota IS, setelah pasukan keamanan Irak merebut kembali semua daerah yang pernah dikuasai oleh kelompok garis keras tersebut.


        Namun, kelompok kecil dan per orangan anggota IS membaur di daerah kota atau memilih gurun serta daerah terjal di banyak daerah di Irak untuk menemukan tempat aman. Mereka masih mampu melancarkan serangan dari waktu ke waktu terhadap personel militer dan warga sipil.(*)