Dua pasar semi modern di Pesisir Selatan segera beroperasi
Selasa, 20 Februari 2018 16:18 WIB
Pasar Kambang di Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan yang merupakan salah satu pasar semi modern dibangun pada 2017. (ANTARA SUMBAR / Didi Someldi Putra)
Painan, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat segera mengoperasikan dua pasar semi modern di daerah itu yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp8 miliar lebih.
"Pembangunan kedua pasar, yakni Pasar Kambang di Kecamatan Lengayang dan Pasar Koto Berapak di Kecamatan Bayang, dianggarkan pada 2017 dan dalam waktu dekat keduanya akan dioperasikan," kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian setempat, Azral di Painan, Selasa.
Pasar Kambang dianggarkan Rp5,8 miliar dan Pasar Koto Berapak dengan anggaran Rp2,7 miliar.
"Sebenarnya terdapat empat pasar yang dibangun pada 2017 namun khusus Pasar Painan bangunannya langsung digunakan, sementara Pasar Tapan pembangunannya kembali dilanjutkan tahun ini," ujarnya.
Baca juga: Sembilan lagi pasar semi modern akan dibangun di Pesisir Selatan
Pembangunan pasar semi modern merupakan salah satu fokus daerah setempat dengan harapan pasar-pasar di daerah itu khususnya pasar kecamatan menjadi nyaman dikunjungi baik oleh pedagang ataupun pembeli.
"Jika hujan tidak kebanjiran dan becek-becekan serta ketika matahari sedang terik pedagang ataupun penjual tidak kepanasan," katanya.
Sebelumnya, Bupati setempat, Hendrajoni menginginkan agar pedagang di pasar-pasar yang telah dibangun secepatnya menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.
Situasi tersebut, ujarnya, diharapkan menjadikan kondisi pasar lebih tertata dan tertib, terutama bagi pedagang yang sebelumnya memanfaatkan bahu jalan dan trotoar untuk berjualan sehingga aktivitas mereka tidak lagi mengganggu khalayak ramai.
Pada 2018, pemerintah setempat juga membangun sembilan pasar semi modern pada delapan kecamatan di daerah itu.
Pasar yang akan dibangun ialah Pasar Lunang di Kecamatan Lunang, Pasar Tapan di Kecamatan Basa IV Balai Tapan, Pasar Muara Sakai di Kecamatan Indrapura.
Selanjutnya, Pasar Balai Salasa dan Pasar Labuhan di Kecamatan Ranah Pesisir, Pasar Cupak di Kecamatan Lengayang, Pasar Batang Kapas di Kecamatan Batang Kapas, Pasar Lumpo di Kecamatan IV Jurai dan Pasar Carocok Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan.
Biaya pembangunan pasar-pasar tersebut bervariasi mulai dari yang terkecil Rp500 juta hingga yang paling besar Rp5 miliar.
"Pembangunan kedua pasar, yakni Pasar Kambang di Kecamatan Lengayang dan Pasar Koto Berapak di Kecamatan Bayang, dianggarkan pada 2017 dan dalam waktu dekat keduanya akan dioperasikan," kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian setempat, Azral di Painan, Selasa.
Pasar Kambang dianggarkan Rp5,8 miliar dan Pasar Koto Berapak dengan anggaran Rp2,7 miliar.
"Sebenarnya terdapat empat pasar yang dibangun pada 2017 namun khusus Pasar Painan bangunannya langsung digunakan, sementara Pasar Tapan pembangunannya kembali dilanjutkan tahun ini," ujarnya.
Baca juga: Sembilan lagi pasar semi modern akan dibangun di Pesisir Selatan
Pembangunan pasar semi modern merupakan salah satu fokus daerah setempat dengan harapan pasar-pasar di daerah itu khususnya pasar kecamatan menjadi nyaman dikunjungi baik oleh pedagang ataupun pembeli.
"Jika hujan tidak kebanjiran dan becek-becekan serta ketika matahari sedang terik pedagang ataupun penjual tidak kepanasan," katanya.
Sebelumnya, Bupati setempat, Hendrajoni menginginkan agar pedagang di pasar-pasar yang telah dibangun secepatnya menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.
Situasi tersebut, ujarnya, diharapkan menjadikan kondisi pasar lebih tertata dan tertib, terutama bagi pedagang yang sebelumnya memanfaatkan bahu jalan dan trotoar untuk berjualan sehingga aktivitas mereka tidak lagi mengganggu khalayak ramai.
Pada 2018, pemerintah setempat juga membangun sembilan pasar semi modern pada delapan kecamatan di daerah itu.
Pasar yang akan dibangun ialah Pasar Lunang di Kecamatan Lunang, Pasar Tapan di Kecamatan Basa IV Balai Tapan, Pasar Muara Sakai di Kecamatan Indrapura.
Selanjutnya, Pasar Balai Salasa dan Pasar Labuhan di Kecamatan Ranah Pesisir, Pasar Cupak di Kecamatan Lengayang, Pasar Batang Kapas di Kecamatan Batang Kapas, Pasar Lumpo di Kecamatan IV Jurai dan Pasar Carocok Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan.
Biaya pembangunan pasar-pasar tersebut bervariasi mulai dari yang terkecil Rp500 juta hingga yang paling besar Rp5 miliar.
Pewarta : Didi Someldi Putra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tampil beda, Anggota DPRD di Pessel hadiri pelantikan diiringi konvoi semi-trabas (Video)
14 August 2024 17:22 WIB, 2024
Lima Kafilah Padang Panjang ikuti semi final di lima cabang MTQ XL di Solsel
16 December 2023 18:45 WIB, 2023
Jumpa Pers jelang semi final Piala Dunia U-17 Jerman lawan Argentina
27 November 2023 17:20 WIB, 2023
Bakal ada kereta semi cepat Jakarta - Semarang, Kemenhub: dalam tahap studi
02 March 2023 16:55 WIB, 2023
Kangen aksi Donnie Yen? "Sakra" film teranyarnya yang sayang untuk dilewatkan
18 January 2023 14:14 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB