16.771 KPM Tanah Datar terima rastra
Selasa, 30 Januari 2018 17:20 WIB
Beras sejahtera (Rastra). (ANTARA FOTO)
Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 16.771 keluarga penerima manfaat yang tersebar di seluruh nagari se-Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat menerima beras sejahtera tahun 2018 masing-masing 10 kilogram.
Kepala Dinas Sosial Tanah Datar, Yuhardi di Batusangkar, Selasa, mengatakan pembagian rastra tersebut telah dimulai sejak Senin (29/1). "Jumlah ini berbeda dari tahun 2017, sebelumnya penerima manfaat memperoleh beras seberat 15 kilogram namun dengan subsidi atau penggantian beras Rp1.600 rupiah per kilogram," katanya.
Ia menyebutkan data penerima manfaat berasal dari petugas Basis Data Terpadu (BDT) yang ada pada setiap nagari yang ada di daerah tersebut.
Menurutnya data penerima tahun ini tahun ini sama dengan tahun lalu, namun pada 2018 bisa diperbaharui setiap bulan melalui petugas BDT yang akan mendata dan menyampaikannya pada pemerintah pusat.
"Melalui kerja sama dengan Perum Bulog Sub Divre Wil II Solok Rastra akan dibagikan selama lima hari ke seluruh daerah di Tanah Datar," ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar, Zulfadri Darma mengatakan program Rastra terbukti telah membantu meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok.
Menurut dia, program ini telah dilaksanakan sejak 2008 dengan nama Operasi Pasar Khusus dan hingga 2018 program tersebut berkembang dengan nama Bantuan Sosial Rastra gratis.
Ia menambahkan, tahun ini Rastra dibagikan secara gratis tanpa ada biaya tebus sebagaimana tahun lalu.
Selain itu pada tahun sebelumnya juga masih terdengar nada-nada sumbang terkait pelaksanaan program ini, seperti adanya komplain terkait adanya masyarakat yang berhak akan tetapi tidak menerima bantuan.
"Menyikapi hal ini diharapkan Wali Nagari ikut berperan dengan instansi terkait maupun petugas BDT sehingga dapat mengakomodasi masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan dan tepat sasaran," katanya. (*)
Kepala Dinas Sosial Tanah Datar, Yuhardi di Batusangkar, Selasa, mengatakan pembagian rastra tersebut telah dimulai sejak Senin (29/1). "Jumlah ini berbeda dari tahun 2017, sebelumnya penerima manfaat memperoleh beras seberat 15 kilogram namun dengan subsidi atau penggantian beras Rp1.600 rupiah per kilogram," katanya.
Ia menyebutkan data penerima manfaat berasal dari petugas Basis Data Terpadu (BDT) yang ada pada setiap nagari yang ada di daerah tersebut.
Menurutnya data penerima tahun ini tahun ini sama dengan tahun lalu, namun pada 2018 bisa diperbaharui setiap bulan melalui petugas BDT yang akan mendata dan menyampaikannya pada pemerintah pusat.
"Melalui kerja sama dengan Perum Bulog Sub Divre Wil II Solok Rastra akan dibagikan selama lima hari ke seluruh daerah di Tanah Datar," ujarnya.
Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar, Zulfadri Darma mengatakan program Rastra terbukti telah membantu meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok.
Menurut dia, program ini telah dilaksanakan sejak 2008 dengan nama Operasi Pasar Khusus dan hingga 2018 program tersebut berkembang dengan nama Bantuan Sosial Rastra gratis.
Ia menambahkan, tahun ini Rastra dibagikan secara gratis tanpa ada biaya tebus sebagaimana tahun lalu.
Selain itu pada tahun sebelumnya juga masih terdengar nada-nada sumbang terkait pelaksanaan program ini, seperti adanya komplain terkait adanya masyarakat yang berhak akan tetapi tidak menerima bantuan.
"Menyikapi hal ini diharapkan Wali Nagari ikut berperan dengan instansi terkait maupun petugas BDT sehingga dapat mengakomodasi masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan dan tepat sasaran," katanya. (*)
Pewarta : Syahrul Rahmat
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wako Fadly Amran salurkan bantuan 50 ton beras dari Dani Faizal Rajo Mantari Alam untuk korban bencana di Padang
14 February 2026 15:54 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
BNPB kirimkan ratusan ton beras ke korban bencana hidrometeorologi di Agam (Video)
16 December 2025 15:17 WIB
Pemkot Solok salurkan cadangan beras pemerintah untuk warga terdampak banjir
15 December 2025 22:07 WIB
Bapanas salurkan 40,2 ton beras bagi korban bencana hidrometeorologi di Agam
09 December 2025 10:58 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB
Penyaluan bansos tahap pertama tetap melalui bank Himbara dan Pos Indonesia
23 January 2026 23:24 WIB
Sambut Ramadhan, Elnusa Petrofin Berbagi Energi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu & Dhuafa di Seluruh Indonesia
06 March 2025 15:10 WIB
Luhut tekankan perlunya pengoptimalan digitalisasi untuk penyaluran bansos
08 February 2025 14:27 WIB, 2025