Bupati Sijunjung Pimpin Apel Pasukan Pengamanan TdS
Jumat, 17 November 2017 9:57 WIB
Bupati Sijunjung Yuswir Arifin setelah memimpin apel dan langsung memantau kesiapan pasukan yang akan dirurunkan untuk pengamanan even TdS di wilayah itu. Jumat. (cc)
Muaro, (Antara Sumbar) - Bupati Sijunjung Yuswir Arifin memimpin apel pasukan pengamanan even Tour de Singkarak (TdS) dalam gladi yang diikuti sedikitnya 459 personel persiapan menyambut ajang balap sepeda internasional tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, para Perwira Polres Sijunjung dan TNI, Kepala OPD Para Muspika dan Wali Nagari serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan TdS, Jumat.
Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin selaku Inspektur apel gelar penempatan pasukan menjelaskan, TdS merupakan agenda tahunan di wilayah Provinsi Sumatera Barat yang saat ini telah mulai persiapan pelaksanaan di wilayah kabupaten/kota lain yang selanjutnya akan memasuki wilayah Sijunjung pada hari Senin, 20 November 2017 yang termasuk dalam etape III (Start).
Penyelenggaraan TdS 2017 Etape III, momentum itu dijadikan Sijunjung untuk mempromosikan potensi daerah terutama sektor pariwisata kepada dunia Internasional melalui para atlet dan official balap sepeda tour de singkarak 2017 yang diikuti oleh 19 tim dari 35 Negara dengan menempuh jarak di Sijunjung sejauh 161,3 KM dan akan finish di Kabupaten Dharmasraya.
Gelar Apel kesiapan pengamanan Tour De Singkarak bertujuan untuk mengecek secara fisisk tentang kesiapan personel, material dan logistik dalam pengamanan TdS.
Apel kesiapan ini, kata bupati, juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung tentang keadaan dan hambatan yang dihadapi setiap personel yang mendapat tugas dan tanggung jawab, mulai dari kedatangan kontingen atlet dan official TdS hingga pelaksanaan star lomba balap sepeda.
Yuswir menginstruksikan kepada seluruh personel pengamanan untuk segera memahami SOP yang telah diatur sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan yang dilewati peserta.
Disamping itu menjelang pelaksanaan TdS tentunya masih terdapat potensi kerawanan yang timbul sebagi sebuah fenomena dalam masyarakat yang merupakan faktor korelatif krininogen dan harus segera dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi kerawanan.
Justru itu, diterapkan pada seluruh peserta agar turut serta menjaga dan mengelola ancaman dan gangguan sehingga tidak berdampak pada kegiatan TdS.
Oleh karena itu, pada kesempatan ini Polri dengan didukung oleh TNI, Satpol-PP, Dishub, BPBD dan OPD yang lain dengan kesungguhan hati telah bertekat untuk mengamankan pelaksanaan TdS. (*)
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD, Unsur Forkopimda, para Perwira Polres Sijunjung dan TNI, Kepala OPD Para Muspika dan Wali Nagari serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan TdS, Jumat.
Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin selaku Inspektur apel gelar penempatan pasukan menjelaskan, TdS merupakan agenda tahunan di wilayah Provinsi Sumatera Barat yang saat ini telah mulai persiapan pelaksanaan di wilayah kabupaten/kota lain yang selanjutnya akan memasuki wilayah Sijunjung pada hari Senin, 20 November 2017 yang termasuk dalam etape III (Start).
Penyelenggaraan TdS 2017 Etape III, momentum itu dijadikan Sijunjung untuk mempromosikan potensi daerah terutama sektor pariwisata kepada dunia Internasional melalui para atlet dan official balap sepeda tour de singkarak 2017 yang diikuti oleh 19 tim dari 35 Negara dengan menempuh jarak di Sijunjung sejauh 161,3 KM dan akan finish di Kabupaten Dharmasraya.
Gelar Apel kesiapan pengamanan Tour De Singkarak bertujuan untuk mengecek secara fisisk tentang kesiapan personel, material dan logistik dalam pengamanan TdS.
Apel kesiapan ini, kata bupati, juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung tentang keadaan dan hambatan yang dihadapi setiap personel yang mendapat tugas dan tanggung jawab, mulai dari kedatangan kontingen atlet dan official TdS hingga pelaksanaan star lomba balap sepeda.
Yuswir menginstruksikan kepada seluruh personel pengamanan untuk segera memahami SOP yang telah diatur sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan yang dilewati peserta.
Disamping itu menjelang pelaksanaan TdS tentunya masih terdapat potensi kerawanan yang timbul sebagi sebuah fenomena dalam masyarakat yang merupakan faktor korelatif krininogen dan harus segera dikelola dengan baik agar tidak berkembang menjadi kerawanan.
Justru itu, diterapkan pada seluruh peserta agar turut serta menjaga dan mengelola ancaman dan gangguan sehingga tidak berdampak pada kegiatan TdS.
Oleh karena itu, pada kesempatan ini Polri dengan didukung oleh TNI, Satpol-PP, Dishub, BPBD dan OPD yang lain dengan kesungguhan hati telah bertekat untuk mengamankan pelaksanaan TdS. (*)
Pewarta : Dicko-Noven
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UNP latih penyusunan Kurikulum Merdeka berbasis AI bagi guru PJOK di Sijunjung
24 October 2025 13:12 WIB
Tim PMKM UNP latih guru di Sijunjung bahan ajar berbasis STEM dan teknologi virtual SEM
04 September 2025 13:54 WIB
Pemprov Sumbar Tegaskan Dukungan Penuh untuk Geopark Ranah Minang Silokek jadi Warisan Dunia
26 August 2025 15:29 WIB
Tampil dalam JaMu 2025 di India, Sanggar Seni Pusako Panai Sijunjung "go internasional"
23 August 2025 10:36 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Klasemen BRI Super Legue pekan ke-21, Sabtu (14/2/2026), edisi tuan rumah kalah
14 February 2026 21:28 WIB
Klasemen BRI Super League pekan ke-21 Jumat (13/2/2026), Malut pepet Persija, Semen Padang tetap ke-16
13 February 2026 21:24 WIB
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB