Presiden Dijadwalkan Bertolak Menuju Liberia Rabu Sore
Rabu, 30 Januari 2013 11:42 WIB
Jakarta, (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dijadwalkan bertolak menuju Liberia dan sejumlah negara di Afrika serta Timur Tengah pada Rabu sore untuk melakukan kunjungan kerja hingga 7 Februari mendatang.
Presiden beserta rombongan akab bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Sebelumnya Staf Khusus Presiden bidang hubungan Internasional Teuku Faizasyah dalam keterangan pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, menjelaskan Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan delegasi dijadwalkan mengunjungi Liberia, Nigeria, Arab Saudi dan Mesir.
Rangkaian kunjungan Presiden RI akan diawali dengan kunjungan ke Monrovia, Liberia, dalam rangka pertemuan High Level Panel of Eminent Persons on Post-2015 Development Agenda.
Pertemuan ini merupakan yang ketiga setelah pertemuan terdahulu, masing-masing di New York, Amerika Serikat, tanggal 25 September 2012 lalu dan di London, Inggris, tanggal 1 November 2012.
Di samping itu, Presiden RI juga akan melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, disertai delegasi masing-masing, untuk membahas peningkatan kerja sama bilateral Indonesia-Liberia di berbagai bidang, utamanya perdagangan, investasi, serta kerja sama teknis.
Setelah itu, Presiden RI akan bertolak menuju Abuja, Nigeria, untuk melangsungkan kunjungan kenegaraan.
Di Abuja, Presiden RI dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Nigeria Goodluck Ebele Jonathan, didampingi oleh delegasi masing-masing.
Pertemuan bilateral akan membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama, utamanya kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, politik dan keamanan, serta sosial-budaya.
Seusai kegiatan di Nigeria, Presiden RI akan melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Jeddah, Arab Saudi. Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Presiden RI akan menghadiri dan menyampaikan sambutan pada forum temu bisnis antara para pelaku ekonomi Indonesia dan Arab Saudi.
Memanfaatkan keberadaan di Arab Saudi, Presiden RI dan Ibu Negara juga akan menyempatkan diri untuk melaksanakan ibadah umrah di Mekkah.
Bagian terakhir dari rangkaian kunjungan ialah kunjungan kerja ke Kairo, Mesir, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerjasama Islam (KTT OKI) ke-12.
KTT OKI kali ini mengusung tema "The Muslim World: New Challenges and Expanding Opportunities". Adapun isu-isu yang akan dibahas dalam KTT tersebut meliputi upaya pengembangan kerja sama ekonomi, sosial-budaya, hingga ilmu pengetahuan dan teknologi di antara negara-negara anggota OKI.
Selain itu akan pula dibahas isu-isu yang menjadi perhatian bersama negara-negara anggota OKI, seperti masalah Palestina dan upaya penyelesaian konflik di beberapa negara Muslim.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono beserta rombongan direncanakan akan tiba kembali ke tanah air pada tanggal 7 Februari 2013.
"Rangkaian perjalanan Presiden RI ke negara-negara Afrika dan Timur Tengah ini merupakan perpaduan dari upaya pencapaian agenda diplomasi Indonesia dalam kerangka bilateral dan multilateral," kata Faizasyah.
Ia mengatakan Presiden RI akan memanfaatkan kesempatan pertemuan bilateral dengan Presiden Liberia di Monrovia, dan Presiden Nigeria di Abuja, serta pertemuan bisnis di Abuja dan Jeddah untuk mendorong peningkatan capaian ekonomi Indonesia dengan masing-masing negara.
"Selain itu, tentunya akan pula dibahas pengembangan kerja sama bilateral di berbagai bidang lainnya. Kehadiran Presiden RI di Monrovia dalam kapasitasnya sebagai salah satu dari tiga ketua bersama High Level Panel of Eminent Persons on Post-2015 Development Agenda, adalah untuk memastikan pembahasan dan penyusunan agenda pembangunan pasca 2015 berjalan sesuai harapan yang ditetapkan," paparnya.
Ditambahkannya, "Adapun target yang ingin dicapai agenda tersebut adalah pengentasan kemiskinan, antara lain melalui pencapaian sustainable growth with equity."
Sementara itu, kehadiran Presiden RI pada KTT OKI di Mesir merupakan perwujudan komitmen Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia bagi pemajuan kerja sama antara negara-negara anggota OKI. KTT OKI sebelumnya dilaksanakan di Dakar, Senegal pada tahun 2008. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jamaah haji asal Tanah Datar dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Minangkabau Sabtu
19 June 2025 14:59 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018