Pulau Punjung, (AntaraSumbar) - Sebanyak empat peserta Ujian Nasional (UN) setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Kabupaten Dharmasraya  tidak hadir pada ujian hari pertama.


         Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Prih Handoko melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Pertama Dharmasraya,  Andiko Jumarel di Pulau Punjung, Senin, mengatakan, empat peserta didik tersebut tidak mengikuti ujian karena dalam keadaan sakit.


         "Ketidakhadiran siswa disertai dengan surat izin keterangan sakit dari dokter," tambahnya.


         Keempat siswa tersebut adalah Fatima Zahara siswa SLTP 1 Sitiung, Elvia Berta siswa SLTP 1 Koto Baru, Reza Ingga Priansa siswa SLTP 2 Pulalu Punjung, dan Ajunad Hardian siswa MTsN Nurul Huda Pisang Rebus.


         Dia menyebutkan, direncanakan keempat siswa akan mengikuti UN susulan pada 16 sampai 19 Mei 2016.


         Ia menambahkan sebelumnya dinas terkait mencatat sebanyak 3.245 peserta siap mengikuti UN, namun pada hari pertama hanya diikuti oleh 3.241 peserta didik.


         "Proses pelaksanaan UN berjalan lancar, tidak ada kendala yang berarti, semua berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Kami harap kondisi ini sampai pada hari terkahir UN," lanjutnya.


         Dia menyebutkan, pihak sekolah diminta supaya mengontrol anak didik agar tidak stres dan jangan biarkan pihak yang tidak berkepentingan masuk di lingkungan sekolah.


         Dengan cara ini, ia optimistis semua siswa lulus 100 persen dengan nilai yang baik, sehingga diterima di sekolah negeri. Selain itu diharapkan peringkat UN Dharmasraya mendapat peringkat baik nantinya.


         "Kami juga mengimbau kepada orang tua untuk mengontrol anak mereka baik dalam belajar, kesiapan menjelang berangkat UN dan serapan pagi," lanjutnya.  (*)