Pariaman, (AntaraSumbar) - Sebanyak tiga orang pelajar setingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Pariaman dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional (UN) 2016.


     Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat, Kanderi, di Pariaman, Senin, mengatakan tiga pelajar tersebut dari sekolah yang berbeda.


     "Memang benar ada tiga anak didik kami yang tidak lulus UN tahun ajaran 2015-2016 karena tersandung beberapa kriteria kelulusan," kata dia.


     Katanya menambahkan pada umumnya faktor tidak lulusnya ketiga pelajar tersebut disebabkan mereka tidak bisa menuntaskan semester satu hingga lima dengan baik.


     Selain hal tersebut, Kanderi menyebutkan nilai para peserta didik juga tidak bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan.


     Meskipun demikian, pihaknya menilai ketidak lulusan tiga pelajar tersebut masih bisa diselamatkan dengan beberapa pilihan. Diantaranya kembali mengikuti UN tahun 2017 atau mengikuti ujian paket C pada tahun selanjutnya.


     "Para anak didik tersebut tetap kita rangkul, tidak lulus hari ini bukan berarti bodoh hanya saja belum bisa memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan," ujarnya.


     Meskipun terdapat tiga pelajar yang tidak lulus pemerintah setempat mengklaim terjadi peningkatan rangking di Sumbar untuk SMA dan SMK.


     "Untuk tingkat Sumbar sendiri pada 2014 SMA dan SMK berada pada urutan delapan dan 11, namun tahun ini kita naik dua peringkat SMA berada di posisi enam dan SMK berada pada urutan ke sembilan," ujarnya. 


     Sebelumnya pemerintah setempat menyebutkan sebanyak 2.623 siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di kota itu siap mengikuti UN pada 4 hingga 7 April 2016.


     Ia merinci 2.623 tersebut terbagi atas beberapa sekolah diantaranya 1.458 dari Sekolah Menengah Atas (SMA), 1.012 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 153 peserta dari Madrasah Aliyah (MA). (*)