Aktivis HMI Tuntut Wakil KPK Minta Maaf
Sabtu, 7 Mei 2016 7:21 WIB
    Makassar, (AntaraSumbar) - Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya berunjuk rasa menuntut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta maaf secara terbuka terkait pernyataannya yang mengaitkan korupsi dengan organisasi itu.
        Dalam unjuk rasa yang digelar di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, koordinator aksi Abdul Mahfud Arif menyatakan pernyataan Saut mencederai marwah HMI.
        "Kami meminta kepada yang terhormat Saut Situmorang selaku Wakil Ketua KPK untuk meminta maaf atas pernyataannya yang telah mencederai para kader dan alumni HMI," teriaknya dalam orasinya.
        Unjuk rasa yang digelar di sore hari itu telah mengakibatkan kemacetan panjang dari arah Jalan Andi Pangerang Pettarani menuju Sultan Alauddin dan begitu pula sebaliknya.
        "Menghina secara kelembagaan adalah bagian dari pelecehan kepada marwah HMI. Ini adalah pelanggaran yang tidak bisa kami terima sebagai kader HMI," jelasnya.
        Mereka mendesak dewan penasihat dan kehormatan KPK untuk memanggil dan menggelar rapat kode etik terhadap Saut Situmorang.
        "Pernyataan Saut Situmorang ini telah melukai harkat dan martabat kader-kader dan alumni HMI se-Indonesia," ujar mantan aktivis HMI Makassar Imran Eka.(*)
        Dalam unjuk rasa yang digelar di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, koordinator aksi Abdul Mahfud Arif menyatakan pernyataan Saut mencederai marwah HMI.
        "Kami meminta kepada yang terhormat Saut Situmorang selaku Wakil Ketua KPK untuk meminta maaf atas pernyataannya yang telah mencederai para kader dan alumni HMI," teriaknya dalam orasinya.
        Unjuk rasa yang digelar di sore hari itu telah mengakibatkan kemacetan panjang dari arah Jalan Andi Pangerang Pettarani menuju Sultan Alauddin dan begitu pula sebaliknya.
        "Menghina secara kelembagaan adalah bagian dari pelecehan kepada marwah HMI. Ini adalah pelanggaran yang tidak bisa kami terima sebagai kader HMI," jelasnya.
        Mereka mendesak dewan penasihat dan kehormatan KPK untuk memanggil dan menggelar rapat kode etik terhadap Saut Situmorang.
        "Pernyataan Saut Situmorang ini telah melukai harkat dan martabat kader-kader dan alumni HMI se-Indonesia," ujar mantan aktivis HMI Makassar Imran Eka.(*)
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ratusan karyawan Sarimas Padang Pariaman lanjutkan demo perusahaan tuntut pembayaran gaji
06 August 2025 18:05 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018