Bukittinggi, (AntaraSumbar) - Pemerintah Kota (pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat, akan menjadikan pelaksanaan kegiatan "Pacu Kuda Bukittinggi Wisata dan Tradisional" yang digelar oleh Pengurus Cabang Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Bukittinggi-Agam, melahirkan joki muda berbakat.
Ketua Pelaksana "Pacu Kuda Bukittinggi Wisata dan Tradisional", Yontrimansyah di Bukittinggi, Sabtu, mengatakan lomba tersebut merupakan kegiatan tahunan sehingga diharapkan mampu mendorong lahirnya penunggang kuda muda berbakat.
"Kegiatan ini juga sesuai dengan permintaan ninik mamak agar menggalakkan olahraga tradisional serta dukungan bagi pemerintah daerah untuk mendorong pariwisata," tambahnya.
Ia menyebutkan. lomba pacu kuda tersebut dilaksanakan pada 26 dan 27 Maret di Gelanggang Bukit Ambacang dengan kuda peserta berjumlah 78 ekor.
"Jumlah balapan (race) pada hari pertama sebanyak 11 dan 12 pada hari ke dua dengan total hadiah senilai Rp125 juta," lanjutnya.
Pada pelaksanaan lomba hari pertama tersebut, ia menyebutkan, memberikan perhatian pada joki muda berusia delapan tahun yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
"Ini yang akan menjadi perhatian bersama. Pengurus Porbasi akan kembali melakukan rapat setelah kegiatan ini bagaimana supaya bakat anak muda tersebut dapat dibina lebih baik serta mendorong minat masyarakat untuk menonton dan ikut dalam olahraga berkuda," jelasnya.
Sementara Wali Kota Bukittinggi, M. Ramlan Nurmatias mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari bidang peternakan kuda.
"Usaha beternak kuda, umur satu tahun sudah dapat dijual dengan harga puluhan juta, sehingga ada potensi di sana yang harus dikembangkan sendiri salah satunya melalui lomba pacu kuda ini," ujarnya.
Di samping itu, ia juga merencanakan agar dapat mengembangkan gelanggang menjadi standar nasional dengan panjang lintasan 1.200 meter.
"Keadaan saat ini, gelanggang yang ada belum memenuhi standar nasional. Namun akan diupayakan untuk pengembangan gelanggang agar dapat menggelar lomba dengan skala yang lebih luas," ujarnya.