Padang,  (Antara) - Sebuah truk boks terseret arus sungai Batang Suliti sekitar 20 meter di daerah Sungai Ipuh, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Selasa (23/2) sekitar pukul 19.00 WIB.


         Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, Iptu Henwell ketika dihubungi dari Padang, Rabu, menyebutkan truk dengan nomor polisi BA 8416 BY mengalami selip terlebih dahulu sebelum terseret arus Sungai Batang Suliti yang kala itu debet airnya sedang naik usai daerah itu diguyur hujan.


         "Sesuai keterangan yang kami peroleh di lapangan, sebelumnya truk yang melaju dari Padang menuju Muaralabuh itu berpapasan dengan truk lain. Karena terlalu minggir, salah satu bannya selip dan turun ke sungai. Saat itu air sungai sedang tinggi karena hujan deras," jelasnya.


         Usai terseret arus sungai, truk tersebut tersangkut batu besar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena petugas pemasaran dan sopirnya berhasil keluar dari dalam truk.


         Truk tersebut kini masih di tengah sungai.


         Sementara Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumardianto menyebutkan hujan deras yang mengguyur daerah Hulu Suliti hanya menyebabkan naiknya debet air Sungai Batang Suliti.


         "Tidak menyebabkan banjir. Hanya debet air naik saja," katanya.


          Guna mengantisipasi adanya luapan Sungai Batang Suliti, sebutnya, pihaknya menyiagakan perahu karet sebanyak empat buah. Dan personil BPBD sebanyak 20 orang siaga hingga Rabu dini hari.


         Ia menyebutkan, naiknya debet air sungai Batang Suliti tersebut menyebutkan satu truk terseret arus sekitar 20 meter di daerah Sungai Ipuh. (*)