Padang, (Antara) - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat segera menggelar pemilihan umum raya mahasiswa pada 18 Februari 2016.
"Sama halnya dengan pemilihan rektor, pemilu tingkat mahasiswa juga akan diawali dengan berbagai tahapan," kata Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Unand Eriyanty di Padang, Kamis.
Dia menyebutkan tahap pertama pemira ini dimulai dengan pembentukan Panitia Pemilihan Umum (PPU) dilanjutkan pendaftaran calon dari ribuan mahasiswa.
Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi di tingkat mahasiswa dan perwakilan organisasi yang mana kesemuanya dilakukan pada Desember 2015.
Kemudian ada penyampaian visi dan misi serta kampanye monologis dan dialogis pada bulan Januari hingga awal Fabruari 2015.
"Dalam sistem pemira ini akan disesuaikan dengan yang ada di Komisi Pemilihan Umum," katanya.
Seperti adanya PPS, Pengawas, Saksi dan formulir pemilih.
Selain itu juga dalam pelaksanaannya akan dipantau oleh perwakilan KPU yang tujuannya untuk melihat proses demokrasi yang terjadi di tingkat kampus, ucapnya.
Selain itu pimpinan Unand juga akan meninjau secara langsung pemilihan guna menghindari pelanggaran yang terjadi
Dia berharap agar pemira mahasiswa ini dapat terekspos oleh media ke luar.
Sementara itu salah satu alumni Unand Fauzan berharap dalam pemira tidak terjadi negara dalam negara.
Dimana seluruh mahasiswa wajib menjadi daftar pemilih dan memilih serta tidak ada boikot dari oknum mahasiswa.
Sehingga nantinya cukup satu presiden BEM KM Unand tidak ada presiden lain di fakultas, katanya. (*)