Bakauheni, (AntaraSumbar) - Arus balik pemudik pejalan kaki pada enam hari setelah Idulfitri 1436 Hijriah/tahun 2015, Kamis, masih ramai di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Kondisi Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Kamis siang, terlihat arus balik pemudik pejalan kaki masih mengalir menuju Dermaga I hingga III di pelabuhan penyeberangan Selat Sunda menuju Merak Banten.
Meskipun cenderung mulai sepi dibandingkan Rabu (22/7) kemarin, namun intensitas kedatangan pemudik dari Terminal Induk Rajabasa dan terminal lainnya ke Bakauheni masih cukup banyak.
Loket penumpang dan kendaraan terpantau tidak terjadi antrean panjang, sehingga arus balik pemudik berjalan lancar.
Sedangkan, ratusan pemudik bersepeda motor hanya antre untuk menunggu bongkar kapal setelah sandar di Pelabuhan Bakauheni, sehingga tidak terjadi antrean panjang, begitu juga untuk mobil pribadi.
Hal tersebut terjadi di seluruh dermaga Pelabuhan Bakauheni.
Pemudik pejalan kaki pun tidak perlu menunggu lama untuk naik ke atas kapal. Kondisi ini terjadi sejak pagi hingga pukul 14.00 WIB.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga telah memprediksikan bahwa lonjakan penumpang setelah puncak arus balik terjadi tidak akan signifikan, namun peningkatan akan kembali terjadi pada Sabtu (25/7) mendatang.
Hal tersebut sama halnya terjadi pada posko kesehatan yang mulai kurang didatangi pemudik yang hendak memeriksakan kesehatannya.
Data posko kesehatan terpadu selama mudik tercatat sebanyak 225 orang yang memeriksakan kesehatannya.
"Data ini termasuk pemudik yang mengalami gangguan kesehatan kronis, seperti asam lambung naik, hingga pingsan akibat kelelahan," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Suyadi.
Ia berharap tidak ada lagi pemudik yang sakit, sehingga dapat melanjutkan perjalanan ke tempat asal dengan selamat. (*)